Spionasenews (LVG) – Sebuah toko senjata di Mesquite, Nevada, Amerika Serikat diketahui menjual senjata pada Stephen Paddock (64). Paddock menggunakan senjata yang didapatnya dari toko untuk melakukan penembakan kerumunan orang dari lantai 32 sebuah hotel.

Toko senjata yang menjual kepada Paddock bernama Guns & Guitars. General manager toko Cristopher M Sullivan mengatakan, telah menjual senjata tersebut kepada Paddock sesuai aturan yang berlaku.

Kami ikut berduka atas tragedi ini dan segenap pikiran beserta doa kami bersama dengan keluarga yang kehilangan nyawa dan luka. Tuan Paddock adalah konsumen kami dan membeli senjata dari toko kami. Meski demikian, semua persyaratan yang dibutuhkan sudah diperiksa dan sesuai dengan aturan hukum yang ada. Dia tidak pernah terindikasi tidak stabil. Kami saat ini bekerja sama dengan investigasi yang sedang dilakukan semampu kami,” tutur Sullivan seperti dilansir CNN, Selasa (3/10/2017).

Polisi saat ini telah menemukan 10 senapan di Hotel Mandalay Bay, tempat Paddock menginap. Polisi juga menemukan 18 pistol lainnya beserta ribuan peluru di rumah Paddock yang berada di Mesquite, Nevada.

Petugas yang berwenang telah memeriksa pelayan hotel. Pelayan hotel yang diperiksa mengatakan tidak ada sesuatu yang mencurigakan pada kamar Paddock yang telah ditinggali sejak Kamis (28/9/2017) lalu.

Penembakan ini menewaskan setidaknya 58 warga dan melukai lebih dari 500 lainnya. Penembakan ini disebut tragedi yang paling mematikan dalam sejarah modern di Amerika Serikat. (sug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 − 3 =