Spionasenews.com Makassar – Aksi Massa Akhirnya turun menyerbu Mapolres Gowa pada Senin (4/06/2018) dalam orasinya, massa meminta Kapolres Gowa AKBP.Shinto Silitonga S.Ik di copot dari jabatannya terkait penangkapan Daeng Lebong pada hari minggu lalu.
Selain itu juga Makmur Jendral Lapangan DPP HIPMA Gowa meminta agar Kapolres Gowa keluar menemui demonstran namun tidak gubris dan di respon oleh AKBP.Shinto Silitonga. Makmur juga meminta agar Kapolda Sul-Sel.Irjen.Pol.Umar Septyono turun tangan dan bertindak tegas terkait hal ini. ” Kami meminta Kapolres Gowa untuk keluar menemui kami, namun tidak di respon, oleh karena itu kami meminta agar Kapolda Sul-Sel Irjen.Pol.Umar Septyono untuk turun tangan dan bertindak tegas terkait hal ini. “Ungkap makmur
Makmur menambahkan bahwa penangkapan Daeng Lebong di luar dari mekanisme dan prosedur. “Daeng Lebong bukan pejabat pemerintah atau petugas negara dan juga bukan termasuk koorporasi yang di anggap Pungutan Liar kenapa tidak di jelaskan UU Tipikornya mestinya Daeng Lebong Di apresiasi oleh Polres Gowa karena telah membantu menjaga keamanan dan ketertiban di Car Free Day .”Tambah Jendral Lapangan Aksi ini
Pasal 368 yang di terapkan oleh Polres Gowa dinilai terlalu mengada-ada di karenakan tidak ada pedagang yang merasa di peras dan di paksa oleh Daeng Lebong. “Tadi ada sekitar 50 orang pedagang yang hadir dan mereka tidak merasa di paksa dan di ancam oleh Daeng Lebong, kami akan lanjutkan aksi kami besok pukul 14.00 meminta kejelasan hukum Daeng Lebong. “Teriak Ketua DPP HIPMa Gowa ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 + 14 =