Spionase-news.com Makassar – Maklumat Kapolri. Jenderal. Tito Karnavian kepada seluruh jajarannya untuk bekerja sama dan bersinergis dengan media online nampaknya tidak di indahkan oleh Dirlantas. Polda. Sulsel. Kombes. Pol. Agus Wijayanto SH.MH

Hal itu ditemui oleh beberapa teman media yang hendak melakukan konfirmasi dan klarifikasi tentang pemberitaan tentang dugaan ‘aksi’ KKN (06/07/2018) di tubuh Ditlantas Polda Sulsel namun menemui jalan buntu, melalui Whatssapp pribadinya Dirlantas. Polda. Agus Wijayanto memblokir kontak wartawan kami, sementara itu salah seorang wartawan senior Suherman Untung juga mengungkapkan kekecewaannya terkait buntunya akses informasi di tubuh Ditlantas Polda Sulsel.

“Saya sudah pernah muat sekali tentang tertutupnya informasi di kantor ini, semua pintu di pasangi alat yang mana hanya bisa di akses oleh Anggota Ditlantas, Pejabat Teras Ditlantas dan Sipil Polda yang bertugas disini. Selain dari itu tidak ada yang bisa keluar-masuk, dan pintu terkunci rapat “Ungkap Suherman Untung

Wartawan Kompetensi Angk. Ke 5 ini juga menambahkan bahwa hal ini bertentangan dengan apa yang telah diamanahkan oleh Kapolri.Jenderal.Tito Karnavian agar seluruh jajarannya bekerja sama dan bersinergis dengan media online. “Ini tentunya bertentangan dengan amanah dan Maklumat Kapolri.Jenderal.Tito Karnavian kepada seluruh jajarannya untuk bekerja sama dan bersinergis dengan media online “tambahnya

Ketua Umum Investigasi dan Monitoring Presidium Pusat LMR-RI. Idham Jaya Gaffar bahwa seharusnya akses informasi untuk rekan-rekan media terbuka, karena ini akses informasi publik. Ditlantas adalah pelayanan publik oleh karena itu hal semacam ini tidak bisa terjadi, dan rencananya LMR-RI akan melakukan persuratan terkait dugaan pungli yang ada di tubuh Ditlantas Polda Sulsel termasuk dugaan pungutan di Samsat seluruh daerah yang masih dalam naungan Ditlantas.

“Seharusnya akses informasi untuk rekan-rekan media corongnya harus terbuka dengan luas, dan hal ini tidak semestinya terjadi. Mengenai dugaan pungutan liar yang ada di tubuh ditlantas termasuk Samsat dan jajarannya, kami akan lakukan persuratan dan ditembuskan hingga ke Presiden, Kapolri dan Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional RI. “Tegas Idham yang juga seorang pengacara kondang

Laporan : Uchenk008(Mks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 2 =