Spionasenews.com Makassar – Kepala Kantor Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan(LPMP) Abd. Halim dinilai telah memungut retribusi ‘haram’ berkisar Rp. 150 ribu rupiah dari aset/fasilitas negara yakni wisma yang berada dalam ruang lingkup kantornya

Wisma yang seyogyanya digunakan untuk keperluan/kepentingan negara, khususnya bagi guru-guru dari daerah yang ada di Sulsel guna mengadakan pelatihan agar tidak mengeluarkan biaya yang besar, tapi di LPMP mereka tetap dipunguti biaya untuk permalamnya.

Abd. Halim yang dikonfirmasi via Whatssapp pribadinya lebih memilih bungkam, dikarenakan pada pemberitaan lalu dirinya mengungkapkan bahwa memang ada PP yang mengatur tentang pungutan tersebut dan PNBPnya telah di daftarkan dari setahun yang lalu namun belum ada realisasi, pada kenyataannya itu semua hanya manipulasi dari Abd. Halim.

Abd. Halim telah memungut retribusi sejak dia menjabat 2016 lalu hingga saat ini, dan menurut informan yang enggan disebutkan namanya. Kepala LPMP baru mengutus Kasubagnya untuk mengurus di pusat pada minggu ini. “Baru di urus minggu ini, Kasubag baru berangkat untuk urus “ungkap sumber

Merujuk kepada UU 20 tahun 1997 hal ini sudah termasuk pungutan liar dan itu dikerjakan oleh Abd. Halim secara berjamaah dengan bawahannya.

Hingga berita ini diturunkan, Abd. Halim masih memilih ‘bungkam’ dan tidak berkomentar

Laporan : UQ088(Mks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × one =