SPIONASE-NEWS.COM,- SINJAI – Suasana Pileg sangat terasa di bulan juli sampai bulan Agustus 2018, ini diakibatkan karena sibuknya partai Politik dalam menyiapkan kadernya bertarung dalam Pileg bulan April 2019 mendatang.

Salah satu Bacaleg yang siap untuk bertarung di Dapil 5, Kabupaten Sinjai dan Bulukumba untuk DPRD Provinsi Sulsel, nomor urut 5 dari Partai Hanura, dia adalah putra dari salah seorang tokoh masyarakat Sinjai H.Muhammad Djafar ( HMD / Samenre) yaitu Mohammad Sul Djafar, seorang Teknokrat yang fokus menjadi pengusaha di bidang Developer Perumahan.

Sul Djafar, seorang Insiyur Alumni UNHAS jurusan arsitektur tahun 1993, memang sangat mendambakan duduk di parlemen, saat di temui di salah satu cafe di bilangan Jalan Landak Cafe Kedai Kita, Sul mengatakan bahwa Paradigma wakil rakyat harus di ubah, saat saya terpilih nantinya, wakil rakyat harus mewakili rakyat sebagai pekerja atau pelayan, bukan yang hanya datang, duduk, diam dan pulang, ujarnya.

lanjutnya, Anggota DPRD harus merakyat dan betul-betul merakyat dan konsen kepada program kerja apa yang telah di janjikan kepada konstituennya pada kampanye, Wakil rakyat itu adalah penjelmaan setengah dewa tapi bukan Tuhan yang serba bisa dengan fasilitas mewah dan Wah dan memanfaatkan fasilitas negara, bahwa Anggota DPRD penuh dengan fasilitas dimana-mana

Tapi anggota DPRD itu harus bertanggung jawab terhadap rakyatnya, termasuk akar rumput yang memilihnya, karena saya melihat anggota DPRD sekarang hanya banyak berteori saja dan yang dikerja hanya itu-itu saja, seperti Reses, RDP (rapat dengar pendapat) dan itupun apabila ada keluhan atau laporan dari rakyat yang masuk.

Anggota DPRD yang tanpa mau turun ke lapangan untuk bertemu dengan rakyatnya, adalah anggota DPRD yang tidak akan lagi di pilih oleh konstituennya, ungkapnya pada media ini.

In shaa Allah kalau saya terpilih di dapil 5 kabupaten Sinjai dan Bulukumba, saya akan ubah gaya kegislator di DPRD “Paradigma baru untuk rakyat di dapilku”, jelasnya.

Sul Djafar juga mengibaratkan, Membangun daerah kita adalah sama dengan membangun rumah sendiri, in shaa Allah tidak akan terjadi korupsi apabila saya di pilih oleh rakyatku, dengan Slogan ” Jangan biarkan daerah kita tertinggal” tegas Sul sambil menutup wawancara ini.

Laporan : Sofyan/Mansyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 + three =