SPIONASE-NEWS.COM,-MAKASSAR- Setiap perubahan kurikulum, kepala sekolah harus merespon secara cepat. Oleh karena itu, kepsek dan guru membangun sinergitas dalam menyikapi perubahan dan persoalan yang dihadapi di satuan pendidikan masing masing.

Demikian disampaikan Plt.Kadis Pendidikan Kota Makassar Dr.Hasbi, M.Pd. saat menutup In House Traning atau Bimbingan teknis (Bimtek) Kurikukum 2013 bagi Kepala Sekolah Claster I Kota Makassar di Jl.Star Hotel Makassar (27/07/2018).

Kegiatan ini berlangsung sejak

tanggal 23 – 27 Juli 2018 diikuti oleh 38 orang Kepala sekolah dan didampingi 2 orang Narasumber.

Menurut Hasbi, Kepsek berfungsi sebagai manajerial, harus responsif terhadap perubahan.

Perubahan kurikulum juga bagian dari merespon adanya perubahan zaman.

Pemimpin yang tidak resposif terhadap perubahan akan digilas oleh perubahan.

Intinya kepsek harus “Quick Respon”.
Kepsek berfungsi sebagai Survervisior, harus memahami kurikulum 2013, agar dapat melakukan pembinaan dan pembimbing guru dalam mengimplementasi K.13.

Kalo kepsek tidak memahami, maka tidak akan mampu mensuvervisi PBM sesuai K.13, tanbah Hasbi.

Oleh karena itu, kurikulum 2013 wajib dilaksanakan di seluruh satuan pendidikan pada tahun pelajaran 2018/2019 ini baik secara keseluruhan tingkatan maupun bertahap.

Bagi sekolah yang belum mengikuti bimtek K.13 saat ini, agar melakukan bimtek di gugus masing-masing. Hal ini sebagai upaya adanya pemahaman guru yang merata setiap tingkatan di satuan pendidikan, ujar Hasbi.

Laporan : Agen 008 HI (Mks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − 11 =