SPIONASE-NEWS.COM MAKASSAR – Laskar peduli pajak yang turun ke beberapa warung kopi di daerah Panakukang menuai beberapa sorotan, pasalnya dalam melaksanakan tugas mereka terkesan frontal dan ‘kasar’

Dalam dua hari belakang ini, laskar peduli pajak sudah 2 x hampir bentrok fisik dengan kasir salah satu warkop, kasir berinisial LA mengaku hendak di tampar oleh salah seorang oknum laskar pajak pada (10/08/2018).

“Dia mau ambil nota pembayarannya orang, tapi saya tidak mau kasih karena belum ada perintahnya ibu. Dia bilang sama saya klo nda saya kasih mauka dia tempeleng “ungkap LA

Sehari kemudian, LA kembali mendapatkan perlakuan yang sama oleh oknum laskar pajak. Dengan perlakuan yang sama, laskar hendak mengambil nota pembayaran customer dan tidak diberikan oleh LA.

“Lain lagi orangnya, dia tarik nota pembayarannya orang tapi saya tidak kasih, dia mau tempelengka juga. Jadi saya bilang sama itu ibu ‘coba saja’ langsung marah dia bilang ‘saya mau liat uangmu’ sambil dia liat laci uang “tambah LA

Selain itu juga salah seorang oknum laskar peduli pajak mengancam akan mencatat/menaikkan data pelaporan mereka. “Iyo tungguko nach saya kasih naik data pelaporanku “teriak oknum laskar peduli paja tersebut kepada LA

Customer yang ada di warkop merasa risih karena perlakuan dari laskar peduli pajak tersebut karena pada saat hendak membayar, laskar peduli pajak berdiri di belakang mereka. Selesai membayar, dan customer belum beranjak mereka langsung menarik nota pembayaran customer.

“Saya mau bayar, ada itu ibu berdiri di belakangku. Nda tau mau bikin apa jadi saya bale’ badan, barusan sudah saya bayar kasir langsung dia tarik nota pembayaranku. Seperti tidak ada etikanya saja, kita risih klo ada yang berdiri di belakangta. “kata Obeth

Kadispenda Kota Makassar yang dikonfirmasi via Whatssappnya mengatakan bahwa tugas daripada laskar hanyalah mencatat transaksi untuk peningkatan PAD.

“Laskar peduli pajak bertugas untuk mencatat semua transaksi di tempat mereka bertugas, tidak boleh ada yang lost supaya dana masyarakat yang dititipkan melalui transaksi bisa masuk kembali ke kas negara/daerah, tugas mereka hanya mencatat!!! “ungkap irwan Adnan Mahmud

Laporan : Agen 088 UQ (Mks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 1 =