SPIONASE-NEWS.COM BULUKUMBA – Sekolah Menengah Pertama Negeri SMP Negeri 22 Kabupaten Bulukumba ditutup dan di segel H. Asiah umur 65 Tahun bersama anaknya H. Asma umur 30 Tahun dengan menggunakan Palang kayu dan kawat duri.

Menurut H. Asiah dan anaknya, penutupan sekolah tersebut dikarenakan pihak Pemkab Bulukumba belum membayarkan hak daripada pemilik lahan. Dimana H. Asiah telah memenangkan kasus sengketa lahan SMPN 22 di Pengadilan Negeri Bulukumba.

Oleh karena itu siswa-siswi SMPN 22 Bulukumba terlantar dan tidak bisa melakukan aktivitas belajar, seperti biasa dikarenakan sekolah mereka di segel pemilik lahan.

“Nda bisaki masuk pak, tertutupki sama palang kayu, Nda belajar meki “ungkap salah seorang siswi.

Sementara Kadis Pendidikan A.Ahmad Januaris, mengatakan bahwa pihak dari Pemda Telah melakukan Banding ke Pengadilan Tinggi Sulsel.

Laporan : Agen 088 UQ (Mks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 + nine =