SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASSAR, – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto resmi mengukuhkan 45 duta yang tergabung dalam Komunitas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (K- PPTPPO), Selasa (11/12/18) di Baruga Anging Mammiri, Rujab Walikota Makassar.

Terbentuknya komunitas tersebut didasarkan pada tujuan untuk membangkitkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap praktek-praktek TPPO di daerah.

“Pelibatan perempuan dalam pemeberantasan jual beli orang ini sangat pas. Karena perempuan memiliki peran sentral utamanya dalam menjaga keluarganya. Tak hanya itu unsurnya sudah lengkap ada dari masyarakat (grass root) seperti tokoh masyarakat, tokoh adat, pendidik, PKK, organisasi masyarakat, dan lainnya secara langsung,” ucapnya.

Danny berharap para duta ini bisa efektif untuk membantu pemerintah dalam pemberantasan TPPO kedepannya.

Sementara, Kepala UPTD P2TP2A Sulsel, Messy Papayungan, menambahkan pengukuhan ini merupakan rangkaian peringatan hari anti kekerasan perempuan.

“Di Sulsel sendiri ada dua kota yang kita tunjuk sebagai pilot TPPO yaitu Kota Makassar dan Kota Parepare. Hal ini dibentuk guna memberantas TPPO, Kemen PPPA juga telah memberikan advokasi dan fasilitasi koordinasi kepada Pemerintah Daerah untuk membentuk dan mengaktifkan PPTPPO di daerah masing-masing,” tambahnya

Katanya, terdapat 29 rencana aksi nasional PPTPPO beberapa yaitu pemetaan kasus tindak pidana perdagangan orang termasuk eksploitasi seksual pada anak, pengembangan model TPPO, Pendidikan masyarakat tentang ketahanan keluarga dan partisipasi anak-anak dalam TPPO.

Dalam kegiatan ini turut hadir Asdep Perlindungan Perempuan TPPO Kementrian P3A, Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Prov Sulsel, Hj. Sarlin, Kadis P3A Kota Makassar, A. Tenri A. Palallo, Sekretaris Wilayah Koalisi Perempuan Indonesia Sulsel, Lina May, para Camat dan Lurah.

Laporan : Agen Bagas/ 008 HI (Mks)

Editor : Agen 007 IJG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 − 16 =