SPIONASE-NEWS.COM,-MAKASSAR-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam mahasiswa peduli perempuan berunjuk rasa di Pengadilan negeri (PN) Makassar. Rabu, 12/12

Mahasiswa peduli perempuan dalam orasinya mengatakan bahwa majelis hakim PN. Makassar harus memberikan hukuman berat kepada Muh. Aminul ma’arif pelaku penganiayaan kekerasan terhadap Reti alifah salah satu mahasiswa STIFA Makassa

Koorlap aksi Achmad amiruddin saat orasinya bahwa majelis hakim jangan coba-coba bermain mata dengan pihak pelaku (Terdakwa) yang seorang asisten dosen di STIFA Makassar.

Orator lainya yakni Tuti ketua Srikandi Sul-sel juga menyampaikan bahwa jaksa penuntut umum (JPU) Kejari makassar agar menghadirkan video rekaman penganiayaan di pengadilan yang mana perbuatan pelaku (Terdakwa) sempat terekam.

Adapun tuntutan demonstran diantaranya:
1. Hukum seberat-beratnya Muh. aminum ma’arif (Terdakwa).
2. JPU segera menghadirkan rekaman video penganiayaan di persidangan.
3. Tegakkan keadilan secara profesional tanpa negosiasi.
4. Jangan ada kongkalikong dengan pihak terdakwa.

Beberapa organisasi yang tergabung dalam Mahasiswa peduli perempuan yakni Srikandi sulsel, PP-HPMB Bantaeng, KPA-Rafflesia dan Nusantara institue sempat memanas dan terjadi aksi saling dorong dengan pihak kepolisian.

Setelah berorasi secara bergantian para demonstran ikut menyaksikan jalanan persidangan di ruang sidang PN. Makassar.

Laporan : Agen 054 MM (Mks)

Editor : Agen 008 HI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 − 1 =