SPIONASE-NEWS.COM,- BARRU – Jadwal pemilihan calon wakil Bupati Barru sampai hari ini masih menemui jalan buntu. Pendaftaran Wakil Bupati tersebut yang sedianya dijadwalkan awal bulan Juni, hingga saat ini belum terealisasi.

Ini dikarenakan ada indikasi anggota DPRD Barru yang punya kewenangan sengaja mengulur-ulur waktu.

Di ketahui jabatan nomor dua di birokrasi Pemkab Barru tersebut, sudah lowong sejak 15 November 2017 lalu, jabatan Wakil Bupati Barru menjadi kosong setelah Suardi Saleh menjadi Bupati definitif menggantikan Andi Idris Syukur yang menjadi terpidana dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pencucian uang dan gratifikasi izin eksplorasi tanah liat dan batu gamping.

Menanggapi masalah kursi wakil bupati yang kosong, aktivis mahasiswa Mujib Sembredetan angkat bicara.

Mantan Ketua Umum Kerukunan Mahasiswa Barru (KEMBAR), mengatakan jika sebaiknya DPRD Barru lebih memprioritaskan kebutuhan pemerintahan, Sebab menurut dia, jika di biarkan menggantung terus akan menjadi preseden buruk bagi pemerintahan dan rakyat Barru yang menginginkan ada Wakil Bupati Barru secepatnya mendampingi Suardi Saleh.

“Jangan sampai DPRD Barru lebih fokus urusi dapilnya daripada mengurusi tugasnya sebagai wakil rakyat.

Padahal mereka tahu bahwa mengulur waktu itu pelanggaran hukum”, tegas alumnus Politeknik Pertanian Pangkep ini.

Pemilihan calon wakil Bupati tersebut bakal diikuti oleh empat partai politik (parpol) pengusung yakni, PKS, Gerindra, PPP, dan Hanura. Beberapa nama sejak bulan lalu santer menyeruak mengisi kekosongan jabatan yang cukup prestise itu.

Sebut saja Tokoh muda yang potensial yang telah lama menjadi pengusaha sampai kancah internasional Rusdi Hidayat Jufri (PKS), Ada juga dari klan besar Manggarani yakni A. Amin Manggabarani (Gerindra).

Laporan : Agen EW (Barru)

Editor : AB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty − two =