SPIONASE-NEWS.COM,- KUTACANE – ACEH – Instalasi air SMK PP Negeri Kutacane sudah terkopak kapik, hilang dan putus sepanjang 1 km, keadaan ini mulai dari hulu Lawe harum hingga jembatan Lawe harum.

Dan juga instalasi air RSUD Sahidin, PDAM Agara ikut terbawa arus bandang, sehingga warga terpaksa angkut air sejauh 1 km dan membeli air perjirigen.

Kepala SMK PP Negeri kutacane Muhammad SP MP meminta Distanbun Aceh segera kelokasi dan meninjau langsung keadaan disini, sementara Distanbun Aceh sudah menanggapi untuk membantu dan segera turun tim kelapangan, dan menurut istimasi kerugian ditaksir 500 juta, jelas Muhammad.

Kondisi dihulu Lawe harum terlihat kayu gelondongan menumpuk, Sementara itu dari lokasi yang ditinjau media ini terlihat tumpukan kayu gelondongan, bekas dichansaw dan menumpuk menindih pipa pipa air.

Mirisnya hanya berjarak 200 meter dari lokasi kerusakan dan banjir bandang berdiri pos polhut dan pamplet yang mengajak menjaga hutan mulai pudar.

Warga Deleng perkison, Lawe harum, Badar tanah merah berharap segera pemerintah mengatasi.Warga kesulitan air bersih dan hubungan jalan jembatan Lawe harum terputus, warga kekutacane terpaksa memutar arah 10 km untuk melanjutkan aktivitasnya.

Warga terkendala BPBD Agara dan Pemkab supaya segera memperbaiki jembatan darurat dan perbaikan jaringan instalasi air yang terputus sementara.

Sementara itu Kutacane yang banjir diakhir tahun 2018 dan menggenangi kota , kini mulai berangsur pulih, dimana warga mulai aktif membersihkan rumah, toko dan jalan dari lumpur yang menggenangi rumah-rumah warga dan jalan.

Laporan : Agen Mti (Aceh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 − ten =