SPIONASE-NEWS.COM,-MAKASSAR- Terkait persoalan hukum pedagang Makassar Mall (sentral) dengan pengembang PT. MTIR, yang masih berjalan di pengadilan, Aliansi Pedagang Makassar Mall (ALPMM) bersama kuasa hukumnya Erwin Kallo. SH, menggelar konferensi pers di Jalan Hos Cokroaminoto, Jumat (8/3/2018) sekira pukul 14.30 Wita.

Dalam hal ini sebagai kuasa hukum Aliansi Pedagang Makassar Mall Erwin Kallo, SH dan ALPMM akan memperjuangkan nasib para pedangan pasar sentral Makassar dan sejauh ini telah menggugat dengan gugatan yakni perbuatan melawan hukum tentang uang asuransi, tuntutan pidana penggelapan uang asuransi kebakaran 1,5 Milliar, menjual puing-puing hasil kebakaran dan masalah eksekusi pedagang lapak tanpa hak.

Menurut Erwin Kallo, Pihak MTIR telah membebankan para pedagang untuk melunasi pembelian kios dengan cara mengkredit di bank, yang diketahui saat ini New Makassar Mall masih bersengketa di pengadilan.

“Jika pedagang tidak melunasi, kata Erwin maka pihak MTIR akan menyegel kiosnya dan jika melakukan pengkreditan di Bank harus memiliki ikatan perjanjian. Nah saat ini, Makassar Mall masih bersengketa, mari kita menghargai proses peradilan mari kita bersama-sama menunggu hasil keputusan pengadilan,” ungkap Erwin Kallo.

Sementara Ketua ALPMM Zainuddin mengatakan, hingga saat ini sudah 52 Kios yang disegel oleh pihak MTIR terkait belum melakukan pengkreditan di Bank. Para pemilik kios enggan melakukan kredit di Bank sebab Makassar Mall masih berproses di pengadilan, sementara para pedagang yang kiosnya disegel tetap saja mempertahankan hidupnya dengan menjual di area lapak guna menyambung hidup.

Laporan : Agen 008 HI ( Mks )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 + eighteen =