SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASAAR – Terkait penangkapan oknum Calon anggota DPRD dari Partai PPP Makassar yang terpilih periode 2019 -2024 orang tua dari tersangka H.Andi Baco Ahmad melakukan jumpa pers di Jalan Barukang 2 Kecamatan Ujung Tanah, Rabu 21/08/2019.

Dalam jumpa persnya H.Andi Baco Ahmad selaku orang tua tersangka, mengatakan ke awak media memohon yang sebesar-besarnya kepada warga Kota Makassar terkait tertangkapnya anak bungsu dari 12 bersaudara andi Rachmat Taqwa Quraisy selaku Caleg terpilih DPRD Kota Makassar dengan kasus Narkoba.

Terlihat H.Andi Baso Ahmad menangis di depan awak media karena merasa di solimi dengan beredarnya kabar “HOAX” yang menyatakan anaknya seorang pengedar dan memiliki sabu sebanyak 4 Kilo, itu ” HOAX ” jangan di percaya ungkapnya dengan isap tangis yang terbata bata.

“Saya sangat menyayangkan issu miring yang beredar, menyebut anak saya adalah seorang bandar Sabu dan sebagai orang tua saya sangat terpukul dengan kabar “HOAX” itu tambahnya ke awak media,

H.Andi Baso Ahmat hanya bisa berharap agar kiranya Rachmat bisa di rehabilitasi karena Rachmat hanya korban pergaulan dan tidak mungkin dia seorang bandar Sabu, saya sangat yakin pada anak saya, merokok saja tidak dan dia adalah seorang Pengacara tidak mungkin anak saya melakukan itu (bandar red)

Di beritakan sebelumnya seorang anggota DPRD Kota Makassar terpilih di ringkus di rumahnya saat melakuka pesta Sabu Rachmat di ringkus oleh satuan Narkoba Pokrestabes Makassar dengan barang bukti 2 sachet yang di duga Sabu 2 lenting tembakau sintetik ( Tembakau Gorilla ) alat hisap dan korek api .

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Dwi Ariwibowo, saat di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut , saat konfrensi pers di Mako Polrestabes Makassar Jalan Jendral Ahmad Yani Makassar. Selasa (20-08-2019. terduga di amankan dirumahnya di Jalan Barukang oleh Tim Elang Polrestabes selasa 20-08-2019 dini hari.

“Terduga diketahui telah memakai barang haram selama 6 bulan terakhir dalam sehari bisa menghabiskan 1 gram Narkoba jenis Sabu, pelaku akan di kenakan pasal 114 dan 112 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,”ungkap Kombes Pol Dwi Ariwibowo.

Laporan : Agen 008 HI ( Mks )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 − nine =