SPIONASE-NEWS.COM,- PANGKALAN SUMBAR – Razia Operasi Patuh Polsek Pangkalan, Sumatera Barat (Sumbar) diwarnai peristiwa penembakan oleh polisi terhadap terduga tersangka narkoba, Sabtu (7/9/2019).

Peristiwa penembakan tersebut dibenarkan oleh Kasi Propam Polres 50 Kota IPTU Togap Silalahi, SH. kepada beberapa media online, beliau menceritakan kronologi peristiwa terjadi saat kepolisian Polsek Pangkalan melakukan Razia Operasi Patuh pukul 08.00 WIB di area pos Lantas Polsek Pangkalan.

Razia dipimpin oleh Kanit Turjawali Lantas IPDA Apriman Sural. Tersangka menggunakan 1 unit mobil merk Honda Jazz warna putih dengan nomor polisi BM 1516 SF, tersebut tidak mengindahkan permintaan petugas untuk berhenti. Sebaliknya tersangka mengarahkan senjata ke arah polisi dan berusaha untuk kabur dengan kecepatan tinggi.

Menyadari tersangka melarikan diri, Kanit Turjawali menghubungi Kanit SPKT AIPDA Romi Paslah untuk menghadang tersangka di depan Mako Polres bersama personil Reskrim, Narkoba dan Lantas.

Ketika melewati Mako Polres, tersangka makin beringas dengan menabrak kendaraan di sekitarnya yang sedang dirazia. Merasa terdesak, tersangka kemudian mengacungkan senjata api ke arah personil reskrim yang sedang berjaga.

Petugas kepolisian kemudian memberikan tembakan peringatan ke udara, namun tersangka tidak menghiraukan. Akhirnya karena tindakan tersangka yang melawan petugas, polisi pun melumpuhkan tersangka dengan sejumlah tembakan ke arah mobil yang dikendarainya.

Satu peluru polisi mengenai leher dan 1 peluru mengenai tangan kiri tersangka, hingga tewas di tempat. Jenazah tersangka pun segera dilarikan ke Rumah Sakit Polda Sumbar untuk diotopsi.

Hasil penyelidikan diketahui tersangka bernama Yudi, 35 tahun, laki laki, wiraswasta, merupakan penduduk Rumbai, Kota Pekan Baru. Pada saat kejadian, tersangka membawa serta seorang perempuan, Wela Hasan, 27 tahun, dengan tangan kanan mengalami luka tembak.

Wela Hasan diketahui berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga, yang beralamat di Jalan Hangtuah Ujung Perum Hangtuah, nomor 1C, Kota Pekan Baru.

Hasil penyelidikan Polres 50 Kota Pekan Baru menemukan bahwa keduanya positif menggunakan narkotika jenis Sabhu.

Bersama keduanya, polisi juga menyita barang bukti berupa 1 unit mobil Jazz warna Putih No.pol. BM 1516 SF, Narkotika jenis Sabu seberat +_ 400 gram, serta Senpi jenis FN warna hitam.

Laporan : Agen Arunggona (Pklg)

Editor : Agen 077 PRM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × four =