SPIONASE-NEWS.COM. – SAMARINDA – Bertempat di Masjid Baitussalam Makorem 091/ASN, personel Militer, PNS dan para wanita Persit Kartika Chandra Kirana yang beragama Islam, melaksanakan peringatan Tahun Baru Islam 1441 H/2019 M, Jum’at (12/9/2019).

Peringatan tersebut menjadi momen penting bagi keluarga besar Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) untuk semakin memantapkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sesuai tema yang diusung, yakni “Jadikan Hikmah Tahun Baru Islam 1441 H/ 2019 M sebagai Momentum Peningkatan Iman dan Profesionalisme Prajurit Guna Mendukung Tugas Pokok TNI”.

Kegiatan tersebut dibuka dengan lantunan Surah Attaubah ayat 36 dan surah Al Hasyr ayat 18-19 yang dikumandangkan oleh Ustad Samsul Hadi dengan pembacaan sari tilawah oleh Pelda (K) Dwiyanti Rahayu Ningsih.

Sebagai Pimpinan Korem 091/ASN, Brigjen TNI Widi Prasetijono dalam pesannya yang dibacakan oleh Kasrem 091/ASN Kolonel Inf Ruslan Effendy menyampaikan, “Dalam nuansa keagamaan ini atas nama Komando maupun selaku pribadi, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah kepada segenap Prajurit dan PNS TNI yang berada di wilayah Korem 091/ASN serta kepada kita semua yang hadir dengan diiringi harapan, semoga keberhasilan dan kesejahteraan lahir maupun batin senantiasa menyertai kita semua dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara yang kita cintai.” Lebih lanjut, Widi Prasetijono juga menegaskan agar kesempatan Tahun Baru Islam ini dapat menjadi momen untuk lebih meningkatkan iman dan silaturahmi di antara sesama, selain untuk menumbuhkan rasa cinta yang besar terhadap Rasulullah SAW.

Pada kesempatan yang sama, Ustadz Habib Alwy Bin Hamid Baragba, selaku penceramah menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam ini perlu dimaknai sebagai ungkapan syukur kepada Allah, bukan bersikap kufur.

“Karena sesungguhnya syukur itulah yang akan menambah kenikmatan sedangkan kufur itu mencabut kenikmatan” demikian ujar Ustadz Habib menjelaskan.

Sikap syukur itu wajib diberikan kepada Allah, karena Ia telah menganugerahkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. “Kita berusaha untuk menyukuri nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan ucapan lisan kita, dengan perbuatan kita dan dengan hati kita.

Hati kita mengakui bahwa kemerdekaan itu semuanya dari Allah. Allah yang memberikannya! Lisan kita pun menyatakan syukur kepada Allah, kita puji Allah atas nikmat yang Allah berikan kepada kita. Dan perbuatan badan kita pun kita gunakan untuk menggunakan kemerdekaan ini untuk betul-betul menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya” nasehat Ustadz Habib.

Sumber : Penrem 091/ASN

Laporan : Agen Dj (Smrd)
Editor : Agen 017 PRM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen + 12 =