SPIONASE-NEWS.COM – BEKASI – Baru-baru ini, Akademi Keperawatan (AKPER) Fatima Parepare mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional.

Tepatnya pada Selasa hingga Kamis (1 – 3/10/2019) lalu 2 mahasiswi AKPER Fatima Parepare mengikuti kompetisi nasional Jambore PAPKI (Perkumpulan Akademi dan Politeknik Katolik Indonesia) yang diikuti oleh sekitar 38 Institusi Akademi dan Politeknik Kesehatan Katolik Seluruh Indonesia.

Masing-masing institusi mengirimkan maksimal 8 mahasiswa berprestasi. Kegiatan tersebut berlokasi di Kawasan Hyundai Cikarang Techno Park dan ATMI Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Kedua mahasiswi AKPER Fatima Parepare yang ikut dalam kompetisi tersebut adalah Lutvia Salsabila Syam dan Theresia Anggun Pratiwi, yang merupakan mahasiswi tingkat II Program Studi Diploma 3 Keperawatan Akademi Keperawatan Fatima Parepare.

Prestasi yang diraih mahasiswi AKPER Fatima tersebut ialah kategori Lomba Debat Mahasiswa berbahasa Inggris, dengan peringkat III nasional, setelah melalui seleksi yang ketat dari 13 besar, 6 besar hingga masuk nominasi 3 besar. Topik yang mereka bawakan ialah berjudul “Monkey Pox Emergency”.

Koordinator Panitia Jambore PAPKI, Bagas Anjar Sadewa, S.T., M.T., menjelaskan bahwa Jambore PAPKI adalah kegiatan yang dilaksanakan bagi seluruh perguruan tinggi anggota PAPKI di seluruh Indonesia untuk saling berbagi ilmu, mengasah kemampuan dan ketrampilan dalam kompetisi bidang akademik.

Kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan antara anggota PAPKI. Anggota PAPKI terdiri dari 3 rumpun keilmuan, antara lain Manajemen Sekretaris, Teknik dan Kesehatan.

Jambore ini mengambil tema “Membangun Ketrampilan dan Kemandirian Generasi Muda dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0”.

Dalam Jambore PAPKI juga dihadirkan atraksi seni dan budaya berupa tarian dari berbagai daerah di Indonesia, pembacaan puisi, serta public speaking yang semuanya disampaikan dan ditampilkan oleh mahasiswa.

Di samping itu juga digelar kegiatan seminar dan workshop terkait 3 bidang, yakni manajemen sekretaris, teknik dan terkait masalah-masalah kesehatan.

Ketika dihubungi oleh Media Online Nasional Spionase pada Jumat hari ini (4/10/2019) melalui telpon, Ners Pelagia, S.Kep., M.Kes., sebagai pendamping mahasiswa AKPER Fatima Parepare mengaku bangga akan prestasi yang diraih oleh kedua mahasiswinya.

“Harapan saya ke depan, kegiatan ini akan terus berlanjut, karena kami akan mengirimkan mahasiswa-mahasiswi kami untuk berkompetisi di lingkup nasional.

Tidak boleh ada yang bilang tidak bisa, sebab dengan keberhasilan Anggun dan sahabatnya, menunjukkan bahwa kita bisa jika kita berani maju,” tegas Kasub Kemahasiswaan AKPER Fatima tersebut.

“Selain berkompetisi di Debat Mahasiswa berbahasa Inggris, mahasiswi kami juga mempersembahkan tarian 4 etnis (Bugis, Mandar, Toraja, Makassar),” tambah Pelagia.

Diharapkan melalui Jambore PAPKI dapat mengasah ketrampilan, dan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia kerja, terutama di era Revolusi Industri generasi keempat (4.0) saat ini.

Laporan/Editor : Agen 077 PRM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × one =