SPIONASE-NEWS.COM,- TAKALAR – Aliansi Masyarakat Dampang Ko’mara Kabupaten Takalar menggelar aksi demonstrasi menuntut pemutusan kontrak Proyek Bendungan Pamukulu Takalar didepan kantor Bupati Takalar, Senin (7/10/2019).

Pemerintah dalam hal ini dianggap tidak pro dengan masyarakat yang terkena dampak pembangunan bendungan Pamukulu yang sampai hari ini belum mendapat kejelasan, Aksi demonstrasi ini dipimpin langsung Muallim (Jenlap), Azman (Korlap) dan Masyarakat Ko’mara Kabupaten Takalar.

Dalam aksi tersebut yang sempat terjadi pembakaran Ban didepan pagar kantor Buati Takalar, Muallim sebagai jenderal lapangan menegaskan bahwa Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Takalar sebagai Pelayanan Perijinan Terpadu (P2T) sedang asyik berpestapora dengan alibi dan retorika di hadapan masyarakat betameng undang-undang menjadikan Bank BRI Takalar sebagai alat perampasan hak rakyat secara konstitusional yang hingga saat ini tidak menemui solusi yang tepat, Tegas Muallim dalam orasinya.

Mosi tidak percaya rakyat Takalar dengan kepemimpinan SK-HD masyarakat mengambil sikap tegas, aksi yang digelar oleh aliansi masyarakat Dampang Ko’mara ini menuntut agar BPN Kabupaten Takalar memutuskan kontrak dengan Bank BRI cabang Takalar dan meminta kepada Bupati Takalar agar tidak menjadi penonton serta mampu mengambil sikap nyata dan tegas terhadap polemik pembebasan lahan Proyek Bendungan Pamukulu Takalar, Tutup Muallim salahsatu peserta aksi.

Laporan : Agen 082 Subair (Tkl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eleven − 9 =