SPIONASE-NEWS.COM.- LUBUK LINGGAU – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lubuk Linggau menyatakan sikap protesnya terhadap kongres HMI XXXI di Palembang yang dinilai inkonstitusional karena dilaksanakan secara sepihak.

Pernyataan protes tersebut disampaikan pada Sabtu (12/10/2019) karena telah terjadi perpecahan di tubuh HMI Palembang dan menciptakan munculnya dua kubu yang saling bertentangan, yakni kubu Saddam dan Arya.

Menyikapi situasi internal HMI Palembang tersebut, HMI Lubuk Linggau yang diketuai oleh Armansyah, menyampaikan sejumlah tuntutan antara lain agar segera dilakukan Kongres ulang secara bersama-sama yang melibatkan kedua kubu, mendesak Ketua Umum HMI Sumbangsel, Badko untuk segera mendamaikan kedua belah pihak dan jika tidak mampu, maka ia diminta agar segera mundur dari jabatan ketua umum HMI Sumbangsel.

Sikap Badko yang dinilai tidak netral terhadap situasi konflik di tubuh HMI Palembang, dapat berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan HMI.

Selain menyampaikan tuntutan-tuntutan tersebut, HMI Cabang Lubuk Linggau juga mengajak semua kader HMI cabang di seluruh Indonesia untuk bersama-sama mendorong agar kedua kubu yang bertikai segera bertemu mencari jalan damai.

“Kami menghimbau kepada Seluruh elemen dan teman-teman cabang se-Indonesia untuk bersama mendesak kubu Saddam dan Arya agar segera bertemu dan melaksanakan kongres bersama demi perbaikan di tubuh HMI,” demikian tegas Armansyah, yang menjabat Ketua Umum HMI Cabang Lubuk Linggau Sumatera Selatan periode 2019-2020 tersebut.

Semoga konflik di tubuh HMI Palembang dapat segera diselesaikan demi menjaga kesatuan HMI.

Laporan : Agen FH (Sumsel)
Editor : Agen 077 PRM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × 3 =