SPIONASE-NEWS.COM, TAKALAR – Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (Hipermata) kembali menggelar Aksi lanjutan indikasi penyalahgunaan dana Tambahan Pendapatan Pegawai (TPP) bagi ASN di lingkup Pemkab Takalar.

Hipermata yang bersekretariat di Asrama putera 1 jln baji ateka no.11 Makassar yang sebelumnya menggelar aksi di kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel pekan lalu, kini melanjutkan unjuk rasa di halaman Markas Polda Sulsel di jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar yang dikomandoi langsung oleh Muh. Saidina (Jenlap) dan Muh. Ibnu Rush AK (Korlap), Kamis (17/10/2019).

Pada unjuk rasa kali ini para demonstran menuntut beberapa point diantaranya :
– Mendesak Kapolda Sulsel untuk mengusut tuntas kasus TPP ASN 2018 di Kabupaten Takalar.
– Mendesak Kapolda sulsel untuk mundur dari jabatannya apabila tidak mampu mengusut tuntas kasus TPP ASN di Kabupaten Takalar.

“Kami dapat kabar bahwa Polda telah menangani laporan indikasi adanya penyalahgunaan kewenangan dari Bupati Takalar. Ini melanggar PP 58/2005 khususnya pasal 63 ayat 2. Kami minta supaya ditangani sampai tuntas, Ujar Muh Ibnu Rush.

Lanjut Ibnu, bahwa UU Tipikor menjelaskan bahwa penyalahgunaan kewenangan dimaksud adalah melanggar aturan tertulis. Di APBD 2018 sudah jelas adanya dana TPP. Tapi kenapa tidak dibayarkan, Ungkapnya lagi

“Kami akan tetap konsisten dengan kasus ini dan akan mengawal sampai tuntas, evaluasi aksi ini akan terus kami lakukan sampai menemui titik terang” Tegas Muh Saidina.

Disambung oleh pihak yang mewakili Polda Sulsel mengungkapkan bahwa dugaan korupsi TPP ASN Kab.Takalar belum kami terima dan jika sudah ada maka kami akan segera menyikapinya, Ungkapnya.

Untuk diketahui, di APBD Takalar tahun 2018 tertera anggaran lebih dari Rp 36 Milyar untuk TPP ASN. Sayangnya, anggaran itu tidak direalisasikan sesuai peruntukannya.

Laporan : Agen 082 Subair

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + seven =