SPIONASE-NEWS.COM, – SELAYAR Premium, Pertamax dan Bahan Bakar Minyak lainnya sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Berbagai produk Bahan Bakar Minyak dari PT Pertamina tersebut sudah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak semua masyarakat indonesia mengetahui perjalanan BBM tersebut, sebelum didisribusikan oleh PT Pertamina.

Tempat yang menjadi salah satu penimbunan sementara BBM sebelum di distribusikan oleh PT Pertamina itu, sebelumnya, BBM tersebut disuplay dari Kapal Tanker
Ke PT. Putriana Jaya Utama di Parappa Kelurahan Bontobangun, Kabupaten. Kepulauan Selayar, Sabtu (19/10/2019).

PT. Putriana melakukan lansir BBM melalui Drum yang ukuran 220 liter, isi kotor melalui Mobil tanki. Tidak hanya itu, Drum – drum tersebut diisi dengan menggunakan ukuran sounding ditandai dengan menggunakan kayu sounding.

Salah satu karyawan yang sedang bekerja di lokasi mengatakan bahwa BBM yang di transfer ke dalam drum ini untuk mitra yang sudah bekerjasama dengan PT. Putriana, ini sudah jatah mitra yang sudah langganan dengan PT. Putriana.

Menurut pantauan wartawan SPIONASE-NEWS.COM pengawasan Pertamina kurang Maksimal khususnya SPBU nomor 7692803 yang ada di kepulauan Selayar kota Benteng jalan Bandara Arung Pala kelurahan Bontobangung Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.

M. Ikbal salah satu konsumen mengatakan bahwa saya sudah pesan BBM Solar dan Premium, kemudian menyimpan dana sebanyak 25 drum, Ironisnya yang saya terima hanya 10 drum.

Diduga BBM sudah dibagi-bagikan kepada penimbung atau para penjual eceran jadi untuk konsumen roda dua dan empat, kadang susah mendapatkan di SPBU yang ada di kota Benteng Kabupaten Selayar, ” tegasnya.

Hatim Ilwan Unit Manager Communication dan Csr Pertamina MOR VII saat di konfirmasi via telepon mengatakan pihak pertamina sudah memberikan sesuai kouta yang di minta oleh pemilik SPBU di sana, serta selalu di awasi oleh pihak pertamina tapi kalau masih tetap melanggar aturan yang berlaku maka pihak pertamina akan beri sanksi dan akan menutup SPBU yang nakal dan melanggar aturan tersebut.” tutupnya.

Laporan : Agen 008 HI (Selayar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 + 16 =