SPIONASE-NEWS.COM – MAKASSAR – Himpunan Mahasiswa Islam Badan Koordinasi Sulawesi Selatan Barat melalui Bidang PTKP melakukan dialog kepemudaan di County Coffee Resto (CCR) di Jalan Toddopuli Makassar Provinsi Sulsel pada Selasa (29/10/2019).

Dialog tersebut menghadirkan narasumber Bahtiar Manadjeng, S.P. Dalam uraiannya, Bahtiar mengemukakan persoalan yang dihadapi masyarakat tani Indonesia. Ia juga mengajak agar generasi muda memiliki perhatian pada bidang pertanian, terutama dalam mendukung program-program inovatif kementerian pertanian yang saat ini dipegang oleh mantan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.

“Beban kita hari ini tidak mudah, khususnya di bidang pertanian karena bagaimana pun background saya adalah seorang yang aktivitas keseharian di bidang pertanian, makanya kita perlu membantu menteri pertanian untuk memajukan pertanian di indonesia,” ujarnya.

Bahkan Bahtiar juga mengajak mahasiswa untuk kembali dan membangun desa jika kelak mereka telah menyelesaikan studinya. Baginya, sektor pertanian memiliki prospek yang bagus untuk usaha.

“Mahasiswa pada hari ini tidak usah takut untuk pulang ke desa ketika sudah mendapatkan gelar sarjana karena malu jika hanya berprofesi sebagai petani karena itu adalah salah satu kemunduran dalam berfikir,” Ajak Bahtiar. Menurut Bahtiar Manadjeng peluang besar masih ada di bidang pertanian jika generasi muda berani untuk memulainya.

“Dalam satu hektar tanah jika ditanami jagung bisa mendapatkan keuntungan sampai 50 juta dalam pertahunnya,” jelas Bahtiar meyakinkan.

Lanjut Bahtiar menegaskan bahwa kemiskinan adalah musuh bersama dan itu adalah tanggung jawab bersama sebagai kaum millenial untuk bisa mengurangi kemiskinan.

Ke depan, ia berharap dialog ini tidak hanya berhenti di ruang diskusi, tetapi dapat diwujudkan di tengah masyarakat, demi menekan angka kemiskinan di Indonesia.

Laporan : Agen 056 Muh. Parhanto
Editor : Agen 077 PRM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + one =