SPIONASE-NEWS.COM – BATAM – Setiap hari jumlah penderita katarak di Indonesia terus meningkat, terutama di Batam. Dari per-2 juta penduduk Indonesia, sebanyak 1,5 % menderita Katarak dan lebih dari 50% kasus mata katarak ini menyebabkan kebutaan.

Indonesia menempati peringkat kedua kasus kebutaan tertinggi setelah Eutopia dan peringkat pertama di Asia Tenggara.

Menyikapi hal tersebut, Polda Kepri bekerja sama dengan Himpunan Bersatu Teguh dan Bala Bentara Indonesia yang diketuai oleh Andreas Sofiandi, Persatuan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI), RS Awal Bros Batam, RS BP Batam, Dinkes Provinsi Kepri, BP Batam dan Melayu Raya menggelar bakti sosial Operasi Katarak Gratis. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (9/11/2019) kemarin di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Dalam keterangannya, Kapolda Kepri menyampaikan kondisi terkini pasien yang ditangani dalam kegiatan tersebut. “Terdaftar 334 orang pasien, selanjutnya dilaksanakan screening guna kelayakan dan resiko operasi, dan 152 orang pasien (81 laki laki dan 71 perempuan) yang memenuhi syarat dilaksanakan operasi katarak, dan 182 pasien dinyatakan tidak memenuhi syarat mengingat 101 pterigium (lemak menutupi lensa mata ), 43 katarak immatur (katarak belum matang), 27 visus baik (masih tajam penglihatan) dan 11 hanya iritasi mata,” jelas Kapolda Kepri Irjen Pol. Andap Budhi Revianto S.IK pada acara puncak yang bertema “Polda Kepri Peduli” tersebut.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Kepri juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama dan dukungan dalam berlangsungnya kegiatan operasi gratis ini, ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Andreas selaku Ketua Himpunan Bersatu Teguh dan Bala Bentara Indonesia, Andi Wibowo, 12 orang Tim Dokter Spesialis Mata, Dinkes Kepri, BP Batam, Direktur RS. Awal Bros, Direktur RS. BP Batam dan Himpunan Melayu Raya.

Saat menyampaikan sambutannya, Andreas menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan kemanusiaan tersebut, “Kegiatan ini adalah kegiatan Kepedulian kita bersama sebagaimana yang diketahui bahwa penderita Katarak di Indonesia, pasiennya tidak pernah berkurang, untuk itu kita semua berada di sini mengambil sedikit dari peran Pemerintah dalam menekan jumlah penderita Katarak″ ucapnya. ″Kegiatan seperti ini akan terus berlanjut. Kami dari Himpunan Bersatu Teguh akan terus mendatangi di seluruh wilayah Indonesia, kapan saja ada permintaan bantuan dalam Operasi Katarak seperti yang dilaksanakan di RS. Bhayangkara ini,″ lanjut Andreas berkomitmen.

Dalam kesempatan itu, seorang pasien bernama Ernawati yang menjalani Operasi Katarak di RS. Bhayangkara mengucapkan rasa syukurnya atas kegiatan yang sangat bermanfaat tersebut, ″Rasa syukur yang amat besar atas berlangsungnay Operasi Katarak gratis ini, semoga apa yang telah diberikan oleh Polda Kepri dapat dibalas Allah SWT, sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya″ ujar Ernawati.

Dalam Bakti sosial kesehatan Polda Kepri tersebut diisi juga kegiatan penyerahan bantuan Mikroskop bagi 6 SMA di kota Batam serta pemberian plakat dan piagam penghargaan Kapolda kepada Bapak Andreas Sofiandi, Andry Wibowo dan 12 Dokter Spesialis Mata (4 dari Pekan Baru, 3 Jakarta, 3 Batam, 1 Tanjung Pinang dan 1 Karimun).

Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah pejabat penting antara lain Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, para Kapolres jajaran Polda Kepri, Ketua Bhayangkari Daerah beserta pengurus, Dirut RS. Awal Bros Batam, para komandan satuan TNI, Dinkes Kepri, BP Batam, Jasa Raharja, IDI Batam ini berlangsung dengan lancar dan diapresiasi oleh masyarakat.

Laporan : Agen 002 Irfan
Editor : Agen 077 PRM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen + nine =