SPIONASE-NEWS.COM,- PASAMAN SUMBAR – Kejaksaan Negeri Pasaman Sumatera Barat memusnahkan barang bukti dari perkara tindak pidana umum dan perkara Tindak pidana memperdagangkan minuman beralkohol sebanyak 20 perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah). Barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari perkara periode Februari 2019 hingga September 2019.

Pantauan Media ini dilapangan acara dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB di halaman Kejari Pasaman, Rabu (20/11/2019).

Adapun barang bukti yang dimusnahkan dengan cara dibakar adalah narkoba dalam bentuk tanaman ganja dan shabu. Serta pemusnahan BB dalam perkara tindak pidana memperdagangkan minuman beralkohol jenis tuak dimusnahkan dengan cara dibuang.

Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, Adhryansah,SH.MH mengatakan, pemusnahan barang bukti narkotika dan minuman keras ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Kejari Pasaman.

Adhryansah menambahkan pemusnahan BB narkotika dan miras itu bertujuan untuk mengurangi penumpukan barang bukti, serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pemusnahan ini kita lakukan untuk menghindari penumpukan barang bukti yang ada di Kejari Pasaman Sumatera Barat, Pemusnahan BB ini dari perkara yang sudah inkrah,” kata Adhryansah.

Dijelaskannya, jumlah BB yang dimusnahkan dalam bentuk narkotika golongan I jenis ganja dan sabu, serta pemusnahan BB minuman beralkohol jenis tuak yang sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Lubuksikaping sebanyak 20 perkara.

“Untuk perkara tindak pidana narkotika golongan I jenis ganja dan shabu sebanyak 18 perkara. Dan perkara tindak pidana memperdagangkan minuman beralkohol jenis tuak sebanyak 2 perkara,” terangnya.

Kajari Pasaman menjelaskan wilayah Pasaman tidak hanya sebagai daerah perlintasan narkotika, namun saat ini narkotika sudah merambah kekalangan pelajar dan masyarakat di daerah ini.

Ditegaskannya, kasus narkotika merupakan kasus yang paling menonjol saat ini di Pasaman dan hal ini butuh kerja keras kita bersama termasuk dukungan seluruh pihak dalam pemberantasannya.

“Kasus yang paling menonjol di Pasaman saat ini narkoba. Dan narkoba juga sudah merambah ke kalangan pelajar (mulai aiswa SD, SLTP, dan SLTA serta mahasiswa), hingga masyarakat umum lainnya. Kemudian, baru disusul dengan kasus lainnya,” jelasnya.

Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya yang berkesempatan hadir dalam kesempatan itu juga bertekad perang terhadap kejahatan narkoba. Ia mengatakan, bahwa kejahatan narkoba sudah merupakan bahaya nasional, sehingga seluruh jajaran kepolisiaan khususnya Polres Pasaman dan sekitarnya telah melakukan berbagai macam usaha baik dalam bentuk preemtif, preventif maupun represif.

“Kami meminta seluruh masyarakat turut aktif menyampaikan informasi bila ada hal yang mencurigakan. Jangan khawatir, segera laporkan ke Polres atau Polsek terdekat, kami melindungi masyarakat termasuk yang telah memberikan informasinya,” katanya.

Lanjutnya, kami dari kepolisian baik dari intel senantiasa berkoordinasi dengan Satres Narkoba dalam memberantas dan memutus mata rantai masuknya peredaran narkoba ke Pasaman dan sekitarnya.

“Intinya, siapapun yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika akan ditindak tanpa pandang bulu, sesuai aturan hukum yang berlaku. Mari sama-sama kiba bangun Kabupaten Pasaman dengan keamanan, ketertiban dan kepastian hukum. Kami meminta agar masyarakat pro aktif dalam memberantas dan perang terhadap narkoba,” pintanya.

Sementara itu, Bupati Pasaman yang diwakili Staf Ahli bupati, Asari mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia berharap masyarakat dan para penegak hukum terus saling bersinergi melakukan pengawasan tindak kejahatan.

“Tidak itu saja, seluruh masyarakat pasaman harus sinergi dengan aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan kalau ada tindak pidana harus segera melaporkan ke aparat umum. Intinya, kita harus bersama sama memerangi narkoba di ranah Pasaman ini,” kata Asari.

Berikut barang bukti yang dimusnakan oleh Kejari Pasaman bersama unsur Forkopimda Pasaman itu adalah, narkotika dalam bentuk tanaman (ganja) berat bersih keseluruhan seberat 4.954,03 gram, dan BB narkotika dalam bentuk bukan tanaman (shabu) berat bersih 30,52 gram.

Sedangkan pemusnahan, BB untuk 2 perkara Tindak pidana minuman beralkohol jenis tuak sebanyak 13 liter.

laporan : Agen 074 Ris (Sumbar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 + 7 =