SPIONASE-NEWS.COM,– PAREPARE – Dalam meningkatkan peran serta pelaku usaha di Kota Parepare, Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Tenaga Kerja menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Lembaga Keuangan dan Korporasi.

Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Pare Beach, Jalan Mattirotasi Kota Parepare Provinsi Sulsel, pada Jumat (13/12/2019).

Kegiatan tersebut merupakan program pemerintah dalam meningkatkan sektor ekonomi rakyat, khususnya bagi usaha mikro dan usaha kecil (UMKM).

Kegiatan yang berlangsung satu hari tersebut dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare Abd. Latif, S.E., MM. Ketika menyampaikan sambutannya, Abd. Latif mengajak kepada para pelaku usaha agar memanfaatkan bantuan pinjaman usaha yang akan diberikan oleh pemerintah melalui Lembaga Keuangan dan Korporasi demi pengembangan usaha.

“Dimohon kepada pelaku UMKM agar dalam mengajukan pembiayaan diharapkan memberikan data-data yang valid,” ajaknya lebih lanjut. Abd. Latif menegaskan betapa pentingnya pelaku UMKM untuk bekerja sama membentuk koperasi.

Kegiatan ini, menampilkan dua narasumber utama, yakni Rahman Reski selaku Kepala Divisi Pemasaran Bank Sulselbar cabang Parepare menjelaskan peran KUR.

Rahman mengatakan bahwa program KUR (Kredit Usaha Rakyat) adalah program pemerintah yang wajib dijalankan oleh bank-bank pemerintah termasuk Bank Sulselbar untuk membantu pembiayaan bagi pelaku UMKM.

“Pada tahun 2018 pemerintahan menyiapkan anggaran subsidi untuk KUR sebanyak 120 T, dan pada tahun 2019 ini naik menjadi 140 T,” urai Rahman. “Tujuan mengambil kredit bagi UMKM adalah untuk meningkatkan value dan meningkatkan omset penjualan,” tambah Rahman.

“Untuk usaha mikro pinjaman dari 5 juta sampai 25 juta tanpa agunan, sedangkan untuk usaha kecil pinjaman dari 25 juta sampai 500 juta dengan nilai agunan 30% dari jumlah pinjaman. Bunga pinjaman 7% flat per tahun,” jelas Rahman rinci.

Untuk mengajukan KUR, Rahman menyampaikan syarat-syarat antara lain: 1) KTP, 2) Kartu keluarga, 3) Surat nikah, 4) keterangan usaha dari kelurahan.

Narasumber kedua ialah Muh. Saifullah, selaku Manajer Program kemitraan, PT. Semen Tonasa. Ia memaparkan program pembiayaan yang dilakukan PT. Semen Tonasa untuk UMKM. “Tenor pinjaman selama 2 tahun. Misi sosial dengan bunga 3% pertahun. UMKM yang dapat mengajukan pembiayaan adalah UMKM yang memiliki aset tidak lebih 500 juta dan omset penjualan tidak lebih dari 2 miliar,” ungkap Syaifullah.

Syaifullah juga menjelaskan bahwa pinjaman tersebut dapat dicairkan bila menyerahkan jaminan atau titipan surat berharga.

“Dalam mengajukan program pembiayaan ini, pelaku UMKM yang ada di daerah Kabupaten Pangkep dapat langsung ke kantor Program Kemitraan PT. Tonasa dan UMKM di luar Kabupaten Pangkep dapat menghubungi Dinas yang menangani UMKM di setiap kabupaten kota di Sulsel,” demikian kata Syaifullah, yang berharap agar program ini dapat membantu masyarakat menengah ke bawah.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan berkesan bagi para pelaku UMKM. Mereka berharap kegiatan ini perlu selalu dilaksanakan guna memberikan informasi bagi pengembangan usaha masyarakat.

Laporan : Agen Paulus Tandi/Agen Syakur
Editor : Agen 077 PRM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × 3 =