SPIONASE-NEWS.COM,- JAKARTA – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto beberapa kali terlihat membawa dua purnawirawan di lingkar dalamnya yakni, Sjafrie Sjamsoeddin dan Suryo Prabowo saat melakukan kunjungan kerja. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, dua orang itu dibawa Prabowo untuk membantunya di Kementerian Pertahanan.

Prabowo Subianto dan Syafrie Syamsuddin

“Mereka, Pak Sjafrie asisten khusus, Pak Suryo Prabowo itu Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP),” ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad melalui pesan teks pada Sabtu silam, 28 Desember 2019, di kutif dari Bizlaw.com.

Bagaimana rekam jejak dua purnawirawan TNI ini sehingga dibawa masuk Prabowo ke Kemenhan?

Seperti dikutip CNN Indonesia, Sjafrie Sjamsoedin adalah kawan Prabowo sesama taruna Akabri Darat di Lembah Tidar Magelang. Syafrie masuk pada 1971, sedangkan Prabowo setahun sebelumnya. Namun, Sjafrie dan Prabowo lulus berbarengan pada 1974, Minggu (05/01/2020).

Lulus dari akademi, Sjafrie lama berkarier di Kopassus. Dia pernah menjadi pengaman Presiden Soeharto, yang kala itu mertua Prabowo Subianto. Sjafrie menjabat Komandan Detasemen Pengawal Pribadi pada 1980-1983 dan Komandan Grup A Paspampres 1993-1995.

Karir Sjafrie moncer. Dia diangkat menjadi Kepala Staf Kodam Jakarta Raya pada 1996 dan tahun berikutnya menjadi Panglima Kodam Jaya. Ia bertanggungjawab atas keamanan ibu kota waktu kerusuhan Mei 1998, sekitar lengsernya Soeharto. Setelah Soeharto lengser, BJ Habibie naik sebagai presiden. Di masa Habibie, karier Sjafrie meredup.

Di masa Presiden SBY, Sjafrie pernah menjabat Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan lalu Wakil Menteri Pertahanan. Pangkat terakhirnya letnan jenderal.

Akan halnya Suryo Prabowo adalah alumni terbaik—peraih Bintang Adhi Makayasa dan Pedang Trisakti Wiratama—Akabri 1976. Suryo pernah berdinas di korps baret merah sebagai Kepala Zeni Kopassus.

Suryo Prabowo adalah perwira zeni yang berkali-kali tugas di Timor Timur dan punya pengalaman lengkap selama bertugas. Mulai dari jadi komandan peleton, komandan kompi, komandan seksi operasi satuan tugas, komandan subsektor Dilor, Kepala Seksi Operasi KOREM, hingga Wakil Komandan KOREM. Jabatan Wakil KOREM ini diberikan oleh Prabowo Subianto, yang kala itu adalah komandannya.

Puncak karir Suryo adalah Wakil Gubernur Timor-Timor. Jabatan itu diberikan kepadanya menjelang kejatuhan Soeharto pada Mei 1998. Namun, jabatan itu diembannya sebentar saja.

Laporan : Agen 001 Aeung Gona

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × four =