SPIONASE-NEWS.COM, – PAREPARE – Pantauan terbaru wartawan Spionase di wilayah Parepare, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1405/Mlts Letkol Kav Ali Syahputra Siregar, S.H., M.H., secara langsung turun mengevakuasi warga masyarakat yang terdampak bencana banjir di kota Parepare.

Bencana yang mulai terasa akibat guyuran hujan sejak kemarin, Sabtu 11 Januari 2020 sore, sampai saat ini belum reda, Minggu (12/01/2020).

Dari tempat kejadian, Media Online Nasional Spionase-news.com melansir perkembangan terbaru sejumlah daerah tertimpa bencana banjir.

Antara lain, Kecamatan Bacukiki dan Kecamatan Bacukiki Barat meliputi RW 2 dan 3 Perumnas Wekkae Kelurahan Galung Maloang Kecamatan Bacukiki, sekitar 15 rumah di perumnas tergenang Air Setinggi 1 meter, pemukiman warga di Jalan Bau Massepe Kelurahan Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat, air mengenangi pemukiman warga setinggi 30 Cm, RSUD Andi Makkasau Kelurahan Bumi Harapan Kecamatan Bacukiki Barat, air tergenang setinggi 20 Cm di salah satu bangsal.

Di lokasi lain, di Jalan Jend. M. Yusuf Lontangnge, akses jalan tidak dapat dilewati, pemukiman warga dan persawahan tergenang air setinggi 50 Cm,

Sementara itu, di Kecamatan Soreang, lokasi banjir di Jalan Lasinrang depan Masjid Taqwa Kelurahan Lakessi Kecamatan Soreang, genangan air di tengah jalan setinggi 30 Cm akibat luapan air dari drainase yang tersumbat.

Jalan Pendidikan depan pintu 2 Kampus IAIN Kelurahan Bukit Harapan Kecamatan Soreang, banjir akibat luapan air dari drainase yang tersumbat di Jalan Petta Oddo Kelurahan Wattang Soreang Kecamatan Soreang.

Genangan air ± 20 Cm di jalan dan di pemukiman warga masyarakat Cempae. Kondisi Jalan H. M Arsyad, terjadi luapan air dari drainase yang naik di permukaan jalan setinggi ± 30 Cm, namun masih bisa dilalui kendaraan.

Kondisi wilayah Kecamatan Ujung, sejak pukul 23.00 Wita, Letkol Kav Ali Syahputra Siregar, S.H., M.H (Dandim 1405/Mlts) bersama Kompol. H. Sudarno (Waka Polres Parepare), Lettu Inf Sukardi Asa (Danramil 1405-01/Ujung), BPBD serta tim PMI Kota Parepare, meninjau langsung Pemukiman warga Lingk Tegal, di Jalan Bukit Madani Kelurahan Lapadde Kecamatan Ujung.

Sejak pukul 21.00 Wita, air mulai masuk rumah warga sekitarnya dengan ketinggian 30-40 cm, dan pada pukul 22.10 Wita, tim gabungan BPBD, Polsek Ujung, dan Kodim 1405/Mlts tiba di lokasi melakukan pengecekan keadaan. Tepat pukul 22.30 Wita, tim gabungan mencoba untuk mengevakuasi warga.

Sementara itu, kondisi hari ini, Minggu 12 Januari 2020, di wilayah Tegal sejak pukul 00.45 Wita pagi tadi, sejumlah 2 orang warga, Diana (42 Tahun, IRT), dan Wiwik (30 Tahun, Swasta) dievakuasi dan 3 KK warga bertahan di rumah masing-masing.

Pada pukul 01.00 Wita, air sudah mulai surut dengan ketinggian 15-30 cm dan intensitas hujan sedikit mulai redah.

Pukul 01.50 Wita, Dandim 1405, Waka Polres Parepare dan Tim Gabungan meninggalkan lokasi dan bencana situasi aman dan Kondusif.

Sampai saat ini, belum ada korban jiwa dan situasi lalu lintas masih dapat dikendalikan oleh pihak Satlantas Polres Parepare.

Laporan : Agen Jumardin
Editor : Agen 077 PRM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × two =