SPIONASE-NEWS.COM, – KUBU RAYA KALBAR – Dua Ormas kembali menyorot pelaksanaan penggunaan Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DDS) di Kabupaten Kubu Raya, Desa Kualakarang, Kecamatan Teluk Pakedai, Kalimantan Barat.

Hal tersebut dipicu oleh laporan warga Desa Kualakarang kepada ormas tersebut, sehingga mengirimkan tim investigasi untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan dana desa. Kedua ormas tersebut adalah Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) dan Badan Pengawasan Aset Negara (BAPAN) didampingi Humas Kejati Kalbar.

Wakil Ketua DPD Laskar Anti Korupsi Indonesia dan Sekretaris Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kalbar, Edi Ruslan pada Jumat (17/1/2020) menjelaskan adanya temuan.

“Diduga banyak pelanggaran yang dilakukan oleh Oknum Kepala Desa Kualakarang dalam penggunaan Anggaran Desa khususnya pada penggunaan pelaksanaan pekerjaan maupun Administrasinya,” kata Edi Ruslan.

Akibat kabar yang tidak sedap tersebut, puluhan warga Desa Kualakarang berduyun-duyun mendatangi Kantor Desa Kualakarang untuk menyaksikan hasil Investigasi dua lembaga tersebut.

Salah seorang perwakilan warga Desa Kualakarang Iwan Kadir Kepada Wartawan media ini mengatakan bahwa transparansi itu dibutuhkan di segala bidang.

“Sesungguhnya sesuai prosedural agar orientasi uang yang dikucurkan oleh Pemerintah, benar- benar bermanfaat dan berdampak untuk kemajuan baik secara Fisik maupun secara administrasi yang harus diketahui oleh masyarakat,” Katanya.

“Karena bagaimanapun lahirnya Undang-undang No. 6 tentang Desa itu Untuk menyejahterakan Masyarakat,” tegasnya lagi.

Iwan juga mengatakan bahwa itu bukan Kapasitasnya untuk menerjemahkannya dari perspektif hukum. Namun sebatas yang dipahami tentang berbagai regulasi terkait tetang Undang-undang Desa, banyak sekali dugaan-dugaan penyalahgunaan Dana DD dan ADD seperti yang telah kita dengarkan penyampaian warga di Ruang Kantor Desa.

“Mulai dari perencanaan pelaksanaan bahkan pertanggungjawabannya mungkin masih perlu banyak perbaikan dan kami selaku warga berterima kasih sekali dengan kehadiran dua organisasi masyarakat yang didampingi Humas Kejati Kalbar menyempatkan diri datang ke desa kami mudah-mudahan ada manfaatnya kedepan,” Harapannya.

Di tempat yang sama Kepala Desa Kualakarang Ibrahim saat dikonfirmasi terkait kehadiran dua Ormas yang didampingi Humas Kejati Kalbar menindak lanjuti adanya laporan warga atas dugaan ketidaktransparannya kepala desa dalam penggunaan Anggaran DD dan ADD,” ungkap Iwan.

Ia juga merespon permintaan warga akan adanya keterbukaan, dia mengatakan selama ini pun ada keterbukaan tapi tidaklah semua dengan masyarakat saya sampaikan.

Disinggung terkait adanya kuitansi yang dikeluarkan dan ditandatanganinya, yang berbunyi uang titipan yang menjadi kecurigaan warga Desa Kualakarang Kepala Desa Kualakarang Ibrahim membenarkan adanya kuitansi tersebut dan dia mengakui itu.”

Laporan : Agen 066 Ahmad Hasim
Editor : Agen 077 PRM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − seven =