SPIONASE-NEWS.COM, – MAKASSAR – Mengamati tingkat kejenuhan masyarakat terhadap program studi, khususnya Diploma III Keperawatan, jajaran pimpinan Akademi Keperawatan (AKPER) Fatima Parepare bersama Pengurus Yayasan Sentosa Ibu mengadakan rapat perencanaan untuk mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Fatima Parepare dengan membuka Program Studi Sarjana, Jumat (24/1/2020).

Rapat tersebut dilaksanakan di Kantor Yayasan Sentosa Ibu (YSI), Jalan Rambutan No. 8, pada Rabu 22 Januari 2020, sore hari.

Hadir dalam rapat tersebut Dr. Antonius Sudirman, S.H., M.Hum selaku Ketua Yayasan Sentosa Ibu, Drs. Jerry Lili Sentosa, Apt.M.Kes Sekretaris Yayasan Sentosa Ibu, serta pengurus Yayasan Sentosa Ibu dr. Robi, Jakobus Bangun, Petrus Seer.

Turut serta dalam rapat yakni Dr. Ns. Henrick Sampeangin, S.Kep., M.Kes Direktur AKPER Fatima Parepare, Ns. Agustina, S.Kep., M.Kes Ketua LPPM AKPER Fatima Parepare, Antonius Primus Sekretaris Direktur dan merangkap Ketua Lembaga Penjamin Mutu AKPER Fatima Parepare, serta Ibu Laura dan Susaldi.

Rapat yang digelar hingga malam tersebut, mengagendakan presentasi dari narasumber Susaldi, S.ST., M.Kes seorang inovator dari Institutional Development (INDEV) Jakarta. Ia memaparkan sejumlah informasi terkini terkait proses pendirian perguruan tinggi hingga pembukaan Program Studi baru, serta sejumlah perkembangan pendidikan tinggi di era Revolusi Industri 4.0.

“Dengan meningkatnya kejenuhan terhadap Program Studi, terutama Diploma III Keperawatan, perlu adanya Kebijakan Baru tentang Penambahan Prodi dan Perubahan Bentuk, yang mengacu pada Permenristekdikti Nomor 51 Tahun 2018: Tidak mempersyaratkan Akreditasi dalam Penambahan Program Studi,” jelas Susaldi. Ia juga menegaskan bahwa salah satu syarat mutak ialah adanya rekomendasi dari LLDIKTI Wilayah 9 Sulawesi.

Dr. Antonius Sudirman, SH., M.Hum selaku Ketua Yayasan Sentosa Ibu mengapresiasi rencana peningkatan institusi ke STIKES dan pembukaan program studi baru. “Kita akan segera upayakan untuk rencana ini. Saya harap Pak Henrick segera mempersiapkan rancangan STIKES dan jadwal audiensi dengan LLDIKTI Wilayah 9 Sulawesi, sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” ungkap Dekan Fakultas Hukum UAJ Makassar tersebut.

Dr. Antonius bahkan mengungkapkan bahwa YSI siap untuk memberikan dukungan besar dalam rangka peningkatan status AKPER Fatima Parepare menjadi STIKES Fatima Parepare dengan pembukaan program studi baru sarjana, yang ditargetkan dapat membuka program sarjana keperawatan.

Dr. Ns. Henrick Sampeangin, S.Kep., M.Kes berharap ini merupakan awal yang baru untuk meningkatkan kualitas dan perubahan bentuk AKPER Fatima Parepare menuju STIKES Fatima Parepare.

Laporan: Agen 056 M. Parhanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − ten =