SPIONASE-NEWS.COM, – MAKASSAR – Bertempat di Baruga Prof. Dr. Baharuddin Lopa, S.H., Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin di Jl. Perintis Kemerdekaan Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar, digelar kuliah umum oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H. Jumat (07/02/2020).

Kuliah umum ini dilaksanakan dengan tema Kebijakan Hukum Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan dalam Mendukung Kemandirian, Ketahanan, dan Kedaulatan Pangan Nasional.

Hadir dalam acara tersebut Ir. Ali Jamil Harahap, M.P., PhD (Kepala Badan Karantian Pertanian/ Kabarantan), Dr. Ir. Kasdi Subagio, M.Sc. (Dirjen Perkebunan), Andi P. M. Yusmanto, A.M., S.P., MH. (Kepala Badan Karantina Pertanian Makassar), Prof Dr. Farida Patitingi SH. M.Hum (Dekan Fakultas Hukum Unhas) dan sekitar 450 orang peserta kuliah.

Prof. Dr. Farida Patitingi SH.,M.Hum. selaku Dekan fakultas Hukum Unhas dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya kepada sosok Menteri Pertanian tersebut.

“Kita selalu bangga kepada Bapak menteri, selalu meluangkan waktu untuk memberikan perhatian selaku alumni Unhas.

Untuk itu mari kita mendengarkan arahan beliau agar bagaimana ke depan pangan dan pertanian kita selama 100 hari kerja, kalau hukum tidak kuat maka pertanian kita tidak kuat, sehingga harus searah dan sejalan,” demikian ungkap Farida Patitingi.

Dalam presentasinya Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H., menyampaikan tentang kebijakan alih fungsi lahan yang ada di Negeri ini, dan ia memberikan semangat kepada peserta kuliah umum.

“Bila ada badai yang menghantam bagi kamu maka hadapi dengan penuh kesabaran, kalian besok adalah orang yang super memiliki akan hadirnya daerah yang fasilitasnya dengan adanya tehnologi dengan membajak menggunakan sapi pada jaman saya, namun sekarang era digital erah online, sehingga sekarang kamu bisa berada di pinggir sawah dan jarimu bisa menggarap,” tuturnya, dengan penuh semangat.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan tersebut juga menyampaikan pesan bahwa Karakter yang bisa mengalahkan segalanya harus berserah diri kepada Tuhan.

“Etos kerja yang harus kita perlihatkan dan yang paling penting hindari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” tutupnya.

Laporan : Agen Rustan Jentak/ Agen Jalil Brewok

Editor : Agen 077 PRM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 3 =