SPIONASE-NEWS.COM, – ENREKANG – Kabar viral yang menghebohkan Warganet tentang Jenazah Alfatah ABK asal Banca Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan yang jenazahnya dibuang ke laut dikarenakan mengalami sakit keras dan meninggal dunia karena daratan masih jauh ke (Negara Samoa) yang terletak di samudra Atlantik, Rabu (22/1/2020).

Jenazah Almarhum dibuang ke laut atas keputusan kapten kapal tersebut karena dikhawatirkan penyakit menular yang bisa menjangkiti kru kapal lainnya tanpa sepengetahuan Agen ABK tersebut.

Melihat tindakan ini Febriansyah selaku Ketua umum pengurus pusat Himpunan Pelajar Massenrempulu (Enrekang) PP-HPMM Periode 2019-2021 angkat bicara dan sangat menyayangkan hal tersebut setelah dikonfirmasi oleh agen Spionase-News.Com melalui Via whatsapp beliau mengatakan “Ironis apa yang terjadi terhadap saudara kita yang dibuang ke lautan seolah tak ada rasa kemanusian dan kepedulian sedikitpun, apa lagi menjaga perasaan yang ditanggung oleh pihak keluarga terlebih tentu ini peristiwa yang saya anggap mencoreng wajah kemanusiaan pelayaran.

“Kami meminta kepada Kementerian Luar Negeri ( Kemenlu ) agar dapat bersikap terhadap tindakan Kapten kapal yang memutus jenazah dibuang ke laut”, Harap Febriansyah Ketua Umum PP-HPMM

Selain Itu Koordinator Bidang Penalaran Kajian Strategi (Kastra ) PP-HPMM 2019-2021 Rusdin mengatakan bahwa “Masa Kapal yang beroperasi atau berlayar di luar negeri tidak memiliki obat atau pengawet, ini kan alasan yang tidak logis.
Perlakuan pembuangan jenazah begitu saja, dimana nilai kemanusiaannya kapten apa lagi tanpa sepengetahuan Agen ABK tersebut.

Lanjutnya, Kami meminta tegas pertanggungjawaban dinas terkait dengan kasus ini, usut tuntas kasus ini.

Ketika tidak ada tindak lanjut, maka kami akan mendatangi kantor Kementerian Luar Negeri (Kemenlu),”Tutup Rusdin.

Laporan : Agen 054 MM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 1 =