SPIONASE-NEWS.COM,- TORAJA UTARA – Pemkab Toraja Utara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga terus berupaya mengoptimalkan pelestariaan seni budaya untuk mengairahkan kembali kepariwisataan daerah.

Salah satu upaya yang ditempuh melaui peluncuran Gerakan Pemuda (GARDA) Cinta Budaya.

Tujuan dari Gerakan Pemuda Cinta Budaya adalah untuk menumbuhkembangkan Kecintaan Pemuda terhadap Seni dan Budaya asli Toraja, yang pada akhirnya dapat meningkatkan ketahanan budaya pemuda, Kamis (16/4/2020).

Kegiatan pembinaan pemuda yang merupakan proyek perubahan Garda Cinta Budaya, pada tahap awal yang dimulai bulan April 2020, dilakukan dengan pembinaan seni tari Pa’gellu Tua, Manganda’, Ma’Randing, Pa’bonebala dan dao bulan. Sasaran pembinaan adalah 50 pemuda yang akan dilatih 5 jenis tarian asli Toraja.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Toraja Utara Ir.Harli Patriatno, M.Si., diruang kerjanya menuturkan Proyek Perubahan Garda Cinta Budaya merupakan inovasi proyek perubahan dalam upaya melakukan pelestarian tari oleh pemuda yang berasal dari Desa dan daerah dimana tarian tersebut berasal.

Pembinaan pelatihan pemuda untuk melakukan seni tari ini akan melibatkan penggiat seni, tokoh seni dan budayawan desa tersebut, sehingga pemuda selain terampil dan jenis tariannya juga betul betul memahami nilai, makna dan filosofinya, Ungkapnya.

Ia mengharapkan proyek perubahan yang akan dilakukan mampu menjadi salah satu jalan keluar dalam rangka mengatasi penurunan minat pemuda terhadap seni dan budaya tradisional toraja, kenakalan remaja dan pada akhirnya untuk menumbuhkembangkan kecintaan pemuda toraja terhadap budayanya.

Pihaknya kini melakukan pendataan dimasing masing 21 kecamatan yang memiliki seniman atau tari asli agar kegiatan pelestarian seni tari toraja dapat terlaksana secara optimal baik jangka pendek, jangka menegah dan jangka panjang sehingga kemudian dapat menjadikan kegiatan tahunan nantinya, Harapnya.

Bila latihan tari Toraja bagi 50 pemuda terlaksana dengan baik kita akan Lounching “Garda Cinta Budaya” pada akhir Bulan Juni.

Selanjutnya untuk jangka menegah sampai Bulan Oktober 2020 akan dilakukan latihan berbagai jenis tarian kepada Pemuda dalam jumlah yang lebih banyak, dan akan dilaksanakan Festival Budaya Toraja (Pekan Pemuda Toraja), diharapkan festival ini bisa menjadi kalender tahunan.

Dalam Implementasi Garda Cinta Budaya Kadispora mengharapkan dukungan dan kerjasama seluruh stakeholder Kepemudaan dan Kebudayaan di Kabupaten Toraja Utara, Khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pendidikan, KNPI, dan Dewan Kesenian Daerah.

Laporan : Agen Saldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 + three =