SPIONASE-NEWS.COM TORAJA UTARA – Meskipun ditengah pandemi wabah corona tugas dan tanggungjawab tetap dilaksanakan oleh wakil rakyat dari Komisi III DPRD Toraja Utara telah meninjau lokasi Longsor yang terjadi beberapa waktu lalu di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Tikala , Kecamatan Kapala Pitu dan Kecamatan Tondon Kabupten Toraja Utara.

Dalam peninjauan itu , Ketua Komisi III DPRD Toraja Utara JK Tondok bersama Wakil Ketua, Sekretaris komisi beserta beberapa Anggota Komisi meninjau longsor yang terjadi beberapa hari yg lalu di Batutumonga, Lempo dan Deri.

Untuk di Batutumonga dan Lempo Masyarakat sudah mengungsi sebagian kesekolah dan tempat lain, karna halaman rumah penduduk terjadi keretakan yang harus diantisipasi, Jumat (17/4/2020).

Selanjutnya Komisi III yang didampingi Kepala Bappeda Toraja Utara Haris Mantong turun kelokasi longsor untuk mendapatkan penaganan proses pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor di jalan Poros Sereale – Pangala Kecamatan Tikala dan dibeberapa titik jalan Poros Lembang Sikuku Kecamatan Kapalapitu yang kerusakannya cukup besar.

Sebelumya, Peninjauan diawali dikecamatan Tallunglipu dilokasi daerah yang kerap banjir akibat sungai tangga yang sudah sempit.

Ketua Komisi III DPRD Toraja Utara JK Tondok saat ditemui usai melakukan peninjauan sejumlah kecamatan, mengatakan Pihaknya setelah meninjau pada sejumlah titik longsor yang terjadi didaerah ini akan melakukan rapat untuk mendapatkan kesimpulan apa yang akan direkomendasikan kepada pemerintah daerah.Kami akan melakukan rapat untuk disimpulkan apa yang akan direkomdasikan sehingga mendapatkan perhatian penanganan secepatnya dari pemerintah.

Secepatnya dilakukan penanganan supaya akses jalan jangan putus dan kendaraan roda dua maupun empat segera dapat bisa melintas, Ujar JK Tondok.

Sementara itu Kepala Bappeda Toraja Utara Haris Mantong sangat mengapresiasi atas kunjungan sejumlah dewan yang turun meninjau beberapa lokasi yang terkena bencana longsor serta banjir yang terjadi karna adanya penyempitan sungai tangga oleh bangunan masyarakat yang melangar sempadan sungai.

Pihaknya akan menindaklajuti usulan dewan terkait bangunan yang melangar sempadan sungai untuk harus dibongkar dan juga akan dilakukan normalisasi yang rencana pelaksanaanya tahun 2021, Jelas Haris Manton.

Laporan : Agen Saldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 − seven =