SPIONASE-NEWS.COM,- BONE – Daftar desa di Bone yang bermasalah proyek Dana Desanya makin bertambah, kini jalan rabat beton dan Talud anggaran tahun 2019 di dusun Jempo desa Sengen Palie Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone menjadi sorotan masyarakat.

Ketua Badan Khusus Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Waspamops Kab. Bone
Andi Sumange Alam yang ditemui media ini mengatakan Ia telah melaporkan kepala Desa Sengen Palie Mardatillah Latif ke Kejaksaan karena diduga telah melakukan pelanggaran penyalahgunaan anggaran pembangunan dana desa tahun 2019, Rabu (20/5/2020).

Menurut Andi Sumange Alam, desa Sengen Palie Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone Tim Waspamops LMR-RI Bone temukan pekerjaan Rabat Beton dengan volume 250 meter dan Pekerjaan Talud volume 164 meter dengan nilai anggarannya Rp. 230.580.500,- tahun 2019 yang rusak berat di dusun Jempo, tampak jalan rabat beton yang belum cukup setahun selesai pekerjaannya, sudah mulai retak-retak dan tidak layak untuk digunakan.

Ini bisa mengakibatkan pengendara motor yang lewat dijalan tersebut bisa jatuh, apalagi jalan rabat beton tersebut tidak sesuai dengan bestek di R A B yang di telah di tetapkan, sehingga di duga Proyek Jalan rabat beton itu sangat merugikan keuangan negara yang sangat besar, termasuk juga ketebalan cor betonnya juga tidak sesuai dengan bestek, serta material yang semestinya digunakan adalah pasir campur kerikil, tapi kenyataannya di lapangan pasir kasar saja yang digunakan dan dicampur semen yang kurang sehingga sangat kelihatan cor beton yang tipis sekali, sehingga keadaan jalan yang tidak layak untuk digunakan warga dusun Jempo, ungkap Andi Alang.

Aktivis Anti korupsi ini, menjelaskan bahwa kasus ini telah melanggar UU No.6 tahun 2014 tentang Desa dan aturan Peppres No.8 tahun 2016 serta sangat Fatal melanggar UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, Ini sangat jelas pelanggarannya, apalagi dana desa di gelontorkan untuk pembangunan di desa demi kesejahteraan rakyat yang merata, agar perekonomian bisa berjalan dengan lancar dari Desa ke kota, jelas Andi Alang nama panggilan akrabnya.

Kades Sengen Palie Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone yang coba di konfirmasi media ini, sangat sulit di hubungi dan terkesan menghindar, seperti kata Andi Alang, “kami saja dari Tim Investigasi LMR-RI Waspamops Kabupaten Bone yang ingin mengklarifikasi proyek ini susah untuk bertemu, apalagi anda”, in shaa Allah Kejaksaan dapat secepatnya memanggil Kades dan aparat yang terlibat di Desa Sengen Palie, walau siapapun orang-orangnya yang ikut terlibat, jelas Andi Alang yakin.

Laporan : Agen Ismail/Agen Irwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 3 =