SPIONASE-NEWS.COM,- JENEPONTO – Gara-gara dendam kasus lama, Tiga orang di Jeneponto yang masih kerabata dekat bertikai di Dusun Sunggumanai Desa Paitana Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (24/8/2021).

H.Sala tergeletak saat habis di parangi

Pertikaian itu dipicu akibat H. Sala (62) memasuki Desa Paitana beberapa hari terakhir ini, padahal selama ini sejak kejadian 4 tahun yang lalu H.Sala tidak pernah lagi terlihat dan kini kembali lagi desa Paitana sehingga membuat pihak terduga pelaku pemarangan sadis yaitu Saidang (60) dan Kamiseng (60) keberatan.

Dimana pada bulan oktober tahun 2017 silam, H Sala telah melakukan penganiayaan terhadap Saidang sehingga membuat ke dua jari Saidang terputus.

Ironinya H.Sala saat itu tidak dilakukan penahanan oleh pihak kepolisian karena diduga mengalami gangguan kejiwaan. Namun, pihak Saidang dengan pihak H.Sala sepakat dalam perjanjian untuk tidak membiarkan H Sala masuk ke Desa Paitana Kabupaten Jeneponto.

Mendapat Informasi kalau H.Sala kembali masuk kedesa Paitana, Pada saat pukul 06:30 pagi tadi, pihak keluarga Saidang berjaga-jaga menunggu kedatangan H. Sala kembali ke desa Paitana.

“Pihak keluarga Saidang tidak menerima dan bersama keluarganya berjaga-jaga dan menunggu kedatangan H. Sala masuk ke kampung Bontolebang desa Paitana”, Ujar Kapolsek Binamu Iptu Baharuddin saat ditemui di Mapolsek Selasa (24/8/2021).

Terduka pelaku Kamiseng juga luka berat

Tak disangka, salah seorang kerabat dekat Saidang, yakni Kamiseng melihat H. Sala melintas dan langsung melakukan pengejaran.

“Disitulah dilihat oleh Kamiseng dan langsung mengejar H. Sala yang saat itu sedang menuju ke area lapangan Paitana”, Lanjut Iptu Baharuddin.

Kamiseng yang berhasil mengejar H. Sala langsung melakukan penganiayaan dengan cara melempar batu dan melakukan penebasan dengan sebilah parang.

“Disitulah Kamiseng langsung melakukan penganiyaan dengan cara melempar batu ke Arah H. Sala setelah itu melakukan pemarangan”, Lanjut Kapolsek Binamu.

Pertikaian pun terjadi, duel antara H. Sala dan Kamiseng, dan H.Sala yang saat itu sendiri tak leluasa melakukan pembalasan terhadap Kamiseng dan Saidang dan mengeroyoknya.

Hingga akhirnya, H. Sala yang mengalami luka berat dengan kepala terbelah akibat sabetan parang Kamiseng, dan H.Sala meninggal dunia setelah dilarikan ke RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto pada pukul 10:30 siang tadi.

Namun, Kamiseng juga mengalami luka cukup serius dan dilarikan ke RSUD Lanto Daeng Pasewang untuk pertolongan medis secepatnya.

Sedangkan Saidang telah diamankan di Mapolres Jeneponto dan hanya mengalami luka ringan.

Sekedar diketahui, Saidang dan H. Sala memiliki hubungan keluarga (besanan).

Laporan : Agen 042 Agung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here