SPIONASE-NEWS.COM, – PAREPARE – Dalam rangka pelaksanaan implementasi Proyek Perubahan “Mitra Informasi Kesbangpol” (MIKE), H. Rustam Kasi staf pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Parepare menyelenggarakan kegiatan Bimtek.

“Cara Menyampaikan Informasi yang Benar dan Pengetahuan Dasar Intelijen bagi Para Mitra Informasi Kesbangpol Menuju Parepare Kota Aman dan Kondusif”.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (11/12/2019) pukul 13.00 WITA di Ruang Rapat Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Parepare tersebut dihadiri oleh sejumlah utusan dari berbagai organisasi, Ormas dan LSM serta awak media di wilayah Kota Parepare, termasuk yang hadir di antaranya adalah sejumlah anggota LMR-RI Komisariat Daerah Parepare yang merupakan sebuah lembaga yang memiliki peran besar terhadap proses kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan Bimtek ini dibuka oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Parepare Andi Rahmat dan menghadirkan narasumber utama Kapt. Inf. Agus Syamsuddin, Pasi Intel Kodim Malusetasi Parepare.

“Kegiatan ini untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan organisasi yang ada di kota Parepare ini,” jelas Andi Rahmat saat membuka kegiatan Bimtek.

Harapan besar Andi Rahmat bahwa kegiatan ini dapat berkesinambungan demi membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memelihara keamanan di kota Parepare.

“Proyek ini saya lakukan sebagai implementasi dari diklat kepemimpinan dasar yang saya ikuti,” urai H. Rustam, pencetus kegiatan ini.

“Mitra informasi kesbangpol ini dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat dalam menyampaikan informasi-informasi kejadian di sekitarnya, sehingga dapat ditindaklanjuti oleh pihak-pihak berwenang,” tambah Rustam menegaskan.

Rustam juga membeberkan informasi terkini terkait potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi di kota Parepare oleh kelompok-kelompok radikal di tengah masyarakat.

Saat menyampaikan materinya, Kapt. Inf. Agus Syamsuddin menyampaikan teknik-teknik dasar intelijen sebagaimana yang berlaku umum di kesatuan TNI.

Menurutnya kegiatan intel merupakan suatu cara untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan, serta mencegah terhadap ancaman, gangguan, dan hambatan tindakan. “Keamanan adalah tanggung jawab kita semua,” ungkap Agus.

Suasana Bimtek berlangsung dengan diwarnai dialog antara peserta dengan narasumber dan penyelenggara. Seluruh peserta yang hadir bersama penyelenggara menyepakati untuk tindaklanjut dari kegiatan ini harus berdampak pada upaya-upaya yang bermanfaat.

Diharapkan, kegiatan ini menjadi awal untuk membangun suatu kekuatan bersama dalam mewujudkan keamanan dan mencegah potensi-potensi bahaya yang dapat terjadi di sekitar masyarakat.

Mengakhiri kegiatan ini, H. Rustam berjanji akan terus mengarahkan kegiatan ini hingga terbentuk sebuah badan hukum “Mitra Informasi Kesbangpol”, sehingga dapat memaksimalkan perannya dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya menjaga Kota Parepare. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.

Salah satu peserta, Antonius Primus mengapresiasi kegiatan Bimtek ini dapat menjadi salah satu terobosan dalam mencegah potensi konflik yang dapat memecahbelah persatuan. “Kegiatan ini sangat bagus, terutama apabila tindaklanjut dari kegiatan ini menghasilkan terbentuknya ‘Badan Intelijen Daerah’ yang berasal dari masyarakat dan bekerja fokus menghimpun berbagai informasi penting.

Ini akan sangat melengkapi kerja-kerja unit intel Kepolisian dan TNI,” ujar Antonius Primus salah satu anggota LMR-RI saat dimintai pendapat oleh media online nasional Spionase-News.com usai kegiatan Bimtek.

Laporan : Agen Paulus Tandi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here