SPIONASE-NEWS.COM,- TORAJA UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara berencana merelokasi pedagang di Pasar Sore Rantepao karena lokasi itu akan dibangun gedung Perpustakaan Moderen dan Alun Alun di Kecamatan Rantepao

Hal itu terungkap saat DPRD Toraja Utara bersama Eksekutif dan para pedagang pasar sore melakukan rapat dengan pendapat (RDP) yang berlangsung diruang rapat paripurna DPRD Toraja Utara, Jum’at (1/7/2022).
Dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Toraja Utara, Salvius Pasang, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Paris Salu, Kepala Dinas Perkimtan, Kepala Perpustakaan dan Arsip, dan Camat Rantepao mewakili pemerintah dan para pedagang Pasar Sore Rantepao.
Hasil Kesepakatan antara pemerintah, DPRD, dan para pedagang dalam RDP adalah tidak ada pembongkaran lapak-lapak di Pasar sore sebelum mendapat tempat yang layak untuk relokasi sementara

Ketua DPRD Toraja Utara, Nober Rante Siama’ menuturkan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP ) para pedangang pasar sore mendapatkan hasil kesepakatan bersama , Tiga poin kesepakatan adalah opsi lokasi relokasi pedagang, yaitu Bantaran Sungai Ba’lele, bekas Asrama Elim, dan aset RS Silloam serta untuk Tahun 2023 diperjuangkan revitalisasi pasar pagi untuk ex Pertokoan dan pasar sore . Ucapnya
Sebelumnya , Para pedagang Pasar yang tergabung Aliansi Masyarakat peduli pedangang pasar Sore (AMPPS) dengan berjalan kaki mendatangi DPRD Toraja Utara Kamis 30/6 -2022 menyampaikan aspirasinya terkait himbauan pengosongan pasar sore Jumat 1 Juli 2022
Mereka meminta penyediaan tempat yang layak direlokasi untuk mencari nafkah kesehariannya karna masih merasakan dampak covid 19 dan mereka agak keberatan jika ditempatkan dipasar bolu yang dinilai terlalu padat
Laporan : Agen 027 Saldi

























