SPIONASE-NEWS.COM,- LUWU UTARA — AIPDA I GP Wirabuana bersama keluarga menggelar rangkaian upacara keagamaan Hindu di kediamannya, Lorong 3, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, Kamis (24/09/2026).

Kegiatan berlangsung pukul 10.00 hingga 14.00 WITA. Rangkaian upacara meliputi melaspas rumah, mesangih atau pangur bagi kedua anaknya, Saiyu Alicia Maharani dan Andra Prawira. Acara juga dilanjutkan dengan ngenteg linggih di merajan gede atau pura keluarga.

Melaspas merupakan upacara penyucian rumah secara sekala dan niskala. Ritual ini dilakukan setelah rumah selesai dibangun atau sebelum ditempati.

“Bagi kami, rangkaian upacara ini bukan hanya tradisi keluarga. Ini juga bentuk rasa syukur dan doa agar rumah serta anak-anak kami mendapat perlindungan dan tuntunan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” kata AIPDA I GP Wirabuana.

Sementara itu, mesangih atau pangur merupakan bagian dari Manusa Yadnya. Upacara ini menjadi simbol penyucian diri saat seorang anak memasuki fase kedewasaan.

Prosesi mesangih dilakukan dengan mengikir secara simbolis enam gigi bagian rahang atas. Prosesi tersebut meliputi empat gigi seri dan dua gigi taring. Ritual ini dimaknai sebagai simbol pengendalian sifat buruk.

Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan ngenteg linggih di merajan gede. Upacara ini merupakan bagian dari Dewa Yadnya untuk menyucikan dan mengukuhkan tempat suci sebagai stana Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta manifestasi-Nya.

“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan baik dan lancar. Kehadiran keluarga, kerabat, dan teman-teman menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami sekeluarga,” ujar AIPDA I GP Wirabuana.

Laporan Agen : 024 Arie Laupa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here