SPIONAS-NEWS.COM,- BONE – Oknum Sekretaris Desa di Bone yang sempat viral dan menjadi pemberitaan media ini dalam dugaan kasus Korupsi Dana Desa akhirnya menyerahkan diri ke Kacabjari Lapri Bone (Kejaksaan) Selasa 5 oktober jam 20.00 malam dan selanjutnya dititip dilapas Watampone, Kamis 7 Oktober 2021, menurut keterangan Kepala Cabang Kejaksaan Lappariaja Kabupaten Bone, Arifuddin Achmad,SH.MH.

Arifuddin Achmad,SH.MH, Kacabjari Lapri Bone

Tersangka inisial MY selaku Sekertaris Desa Tondong Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Bone, menyerahkan diri berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Lapariaja Nomor : Print-06/P4.14.8/ Fd.1/09/2021 tanggal 7 September 2021 setelah sebelumnya Kades Tondon AR dan Keuangan AK telah lebih dahulu ditangkap dalam dugaan Tindak Pidana Korupsi pada pengelolaan Dana Desa (DD) di Desa Tondong.,” ujarnya Kacabjari. Kamis (7/10/2021).

Padahal sebelumnya, tersangka AR (Kades terpilih incumbent) sempat menang pada Praperadilan, Namun sang Kades Tondong Kecamatan Tellu Limpoe kembali menjadi tersangka oleh Cabjari Kejari Bone.

Berdasarkan hasil temuan inspektorat Kabupaten Bone, proyek yang dananya dari Dana Desa tahun 2017 hingga 2018 tersebut, diduga menimbulkan kerugian negara.

Ilustrasi tahanan koruptor Dana Desa

“Berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Bone, ada kerugian Negara sekitar kurang lebih Rp 330.660.613,- atas pekerjaan proyek anggaran Dana Desa yang tidak sesuai dengan RAB tersebut,” kata Arifuddin.

Setelah penyelidikan, pihak Kejaksaan meningkatkan kasus tersebut ke tahap penyidikan dan menetapkan penahanan tiga orang tersangka.

Kejaksaan menahan tersangka selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan. Penahanan terhitung mulai 30 September hingga 19 Oktober 2021, Jelas Kacabjari Bone.

Sejak berita ini diberitakan kasusnya masih sementara dalam proses menunggu untuk disidangkan.

Laporan : Agen Firman Liking 686

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here