SPIONASE-NEWS.COM,- BANTAENG – Pertama kali baru terjadi Hujan Deras dan Banjir Bandang di Kabupaten Bantaeng sejak kepemimpinan Bupati Dr.H.Ilham Syah Azikin memimpin bumi Butta Toa.

Kabupaten Bantaeng yang dekat dengan pinggiran laut dan bukit sangat riskan untuk terjadi banjir, hujan yang mengguyur Bantaeng sepanjang hari menyebabkan terjadinya banjir bandang, Jelas Said Warga Bantaeng.

Lanjut Said, Sejumlah pemukiman kabupaten Bantaeng terendam air yang cukup tinggi setinggi 1 M sejak tadi malam, sehingga banyak warga yang mengungsi mencari tempat yang lebih tinggi untuk mengamankan harta bendanya.

Menurut data informasi dari BNPB bahwa akibat meluapnya air bah Sungai Calendu dan cekdam Balang Sikayu jebol, padahal Cekdam ini adalah penahan banjir di Kota Bantaeng.

Terlihat sejumlah jalan rusak parah dan patah akibat hujan deras dan banjir, warga tidak bisa mengakses jalan karena takut kalau jalan amblas ke bawah, dan juga termasuk sejumlah warga di perumahan pemukiman terjebak hanya bisa menunggu bantuan yang datang, Sabtu (13/6/2020).

Korban meninggal, Tim SAR hanya menemukan seorang lelaki bernama Haerul (19) warga kampung Beru yang tewas tenggelam terseret banjir bandang yang ditemukan di daerah Be’lang, korban di evakuasi tepat pukul 00.10 Wita Sabtu (13/6/2020) dan langsung diserahkan ke keluarganya.

Dari pantauan Tim Investigasi media ini, hari ini air mulai surut hanya saja benda-benda dan sampah yang terbawa air masih berserakan di jalanan, warga yang terkena banjir telah banyak yang mengungsi, sedangkan saat ini mereka hanya membutuhkan bantuan secepatnya dari Pemkab Bantaeng maupun Pemprov Sulsel, apalagi warga menunggu Blusukan Gubernur Sulsel Prof.H.Nurdin Abdullah yang dulu adalah mantan Bupati Bantaeng dua periode, Ungkap Suarni wartawan media ini yang juga ikut menjadi korban banjir.

Kebutuhan warga saat ini adalah perbaikan prasarana jalan karena beberapa ruas jalan patah, dan juga termasuk juga bahan makanan siap saji mie instant, selimut dan kebutuhan obat-obatan, air bersih, perbaikan listrik dan lainnya, Ungkap salah seorang warga yang namanya tidak mau di tulis.

Laporan : Agen Abd.Gaffar/Agen Akbar/Agen Suarni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × four =