SPIONASE-NEWS.COM,- TORAJA UTARA – Pemkab Toraja Utara melalui Dinas Pekerjaan Umun ditahun 2019 yang menjadi perhatian pembangunan Infrastruktur jalan dan Jembatan serta Irigasi.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas PUPR Toraja Utara Yorry Lesawengen didampingi Sekretarisnya Benyamin Rosson dan Kabid Penataan Bangunan dan Lingkungan, Joni Patiung Jumat (6/12/2019).

Yorry menuturkan tahun ini ada 6 wilayah yang akan dibangun irigasi dan merupakan lanjutan tahun lalu yang saat ini pekerjaannya mencapai 80 persen dengan waktu yang tidak terlalu lama sepekan 20 persennya lagi sudah bisa diselesaikan, Jelasnya.
“Untuk pekerjaan Jalan yang bersumber dari DAU dan DID sudah hampir rampung 100 Persen dan beberapa paket sudah dilakukan PHO, kecuali pekerjaan yang mengunakan Anggaran DAK progresnya agak lambat, pasalnya terkendala dengan ketersediaan bahan bakar Solar untuk industri yang akan digunakan pelaksana kegiatan dan kami sudah koordinasi dengan TP4D kejaksaan Tana’ Toraja untuk dapatkan solusi, ” sambung Yorry.
Lanjut Yorry, ia tekankan kepada rekanan khusus pelaksanaan Anggaran DAK untuk progres pekerjaan fisik sebelum tanggal 15 Desember minimal dapat mencapai 90 Persen dengan kondisi cuaca bagus pekerjaan dapat selesai tepat waktunya.
Dirinya berharap rekan media untuk bisa membantu melakukan pemantauan Pelaksanaan kegiatan pekerjaan dilapangan dalam memberi informasi perkembangan apabila ada pekerjaan jalan dan jembatan yang dikerjakan tidak sesuai dengan bestek di Kontraknya, sehingga menjadi bahan evaluasi dan penilaian terhadap kinerja pelaksana kegiatan, Tegasnya.
Kabid penataan Bangunan dan Lingkungan yang juga PPK , Joni Patiung menambahkan untuk Pekerjaan poros jalan Tandung – Balusu Anggarannya Rp 9,8 M dan pekerjaan poros Buntao – Leatung sebesar Rp 8,2 M serta poros To’ Dama – Sapan Rp 5,9 M, sedangkan jalan poros Tombang Kalua – Boking sekitar Rp 1,4 M, Kuncinya.
Laporan : Agen Saldi

























