SPIONASE-NEWS.COM,- TORAJA UTARA – Dinas Pertanian Toraja Utara mengajukan permintaan pupuk MPK bersubsidi ke pemerintah provinsi sulawesi selatan untuk kebutuhan petani Toraja Utara.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Pertanian Toraja Utara Lukas P, Sp Datubarri didampingi Kabid Sarana Prasarana, Leo Lasta mengatakan, Pihaknya (Distan Torut) telah mengusulkan penambahan pupuk MPK dari jumlah 1.285 ton itu masih mengalami kekurangan sesuai dengan kebutuhan petani, Jum’at (27/5/2022).
Kita mengajukan proposal ke pemerintah provinsi untuk tambahan Pupuk MPK sebanyak 400 ton untuk kebutuhan petani Toraja Utara, Ucap Lukas.
Kata Lukas lagi, Untuk tahun 2022, Dinas Pertanian Toraja Utara salurkan Pupuk Bersubsidi kepada kelompok tani guna peningkatan produksi pertanian sebanyak 6.186 Ton dan POC 2.790 Liter.
” Jumlah pupuk bersubsisi itu terdiri dari PMK 1.285 ton, urea 4.768 ton, ZA 38 ton, SP36 40 ton, organik granul 55 ton dan POC 2.790 liter. ” realisasi jenis pupuk per bulan Mei 2022, seperti PMK 928,09 ton atau 72,22%, ZA 38 ton 0,025 ton atau 0,07%, SP36 21,42 ton atau 53,6%, organik granul 23 ton atau 41,81%. Khusus untuk pupuk urea dan POC juga suda sebagian terealisasi namun datanya belum terinput”, Jelas Leo.
Seraya menambahkan menambahkan, dalam penyaluran pupuk bersubsidi hingga sampai ke kelompok tani terus dilakukan pengawasan, itu dimaksudkan agar penyalurannya, Tutupnya.
Laporan : Agen 027 Saldi

























