SPIONASE-NEWS.COM,- KUTACANE AGARA – Sehubungan dengan Dugaan Kasus Korupsi Monografi Desa Tahun 2016 – 2017 senilai Rp.7 Milyar Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) sampai saat ini belum dituntaskan oleh Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara.

Muh.Saleh Selian, Bupati LIRA

Menyikapi Kasus Dugaan Korupsi Monografi, Bupati Lira Muhammad Saleh Selian, pernah mendesak Pihak Kajari Kutacane agar segera menyelesaikan Kasus tersebut melalui Baliho dengan tulisan kurang lebih “Tuntaskan Kasus Monografi Desa 2016 – 2017 senilai Rp 7 Milyar, Alhasil Baliho kami tersebut hanya berumur 12 Jam dan dicuri OTK, padahal Baliho tersebut kami pasang diketinggian 8 meter berlokasi 70 meter dari Mapolres Aceh Tenggara.

Maka timbul kecurigaan kami bahwa dalam kasus ini yang disinyalir merugikan keuangan Negara sekitar Rp 3 Milyar, Jelas Muh. Saleh Selian.

Kami duga telah terjadi Konspirasi beberapa Pihak sehingga kasus tersebut Diduga tidak ditindaklanjuti atau kami duga dipetieskan, dugaan ini karena kasus tersebut telah berjalan setahun lebih tapi belum ada hasilnya.

Mengingat bahwa Kajari Aceh Tenggara Fitriah, SH akan pindah Tugas ke Kejaksaaan Negeri Lahat Sumsel, sehingga kami kuatir kasus tersebut semakin tidak jelas atau akan tidak terungkap, ujar Muhammad Saleh.

Maka dengan ini Muhammad Saleh Selian memohon kepada Kajati Aceh dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Aceh mengambil alih kasus tersebut untuk membuka siapa oknum – oknum yang terlibat dalam kasus tersebut, kami juga berharap bahwa berkas kasus tersebut diserahkan Pihak Kajari kepada Pihak Inspektorat Aceh Tenggara, Namun kami duga tidak ada lagi tindak lanjutnya. Diduga hanya alibi saling melempar Bola.

Demikian Surat terbuka yang ditulis Muhammad Saleh Selian, ini kami sampaikan, sebelumnya kami ucapakan Terimakasih serta Semoga Bapak Kejati Aceh beserta jajarannya dalam Lindungan Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT. Begitu isi Surat Bupati LIRA tersebut.

Surat terbuka ini juga di Tembuskan, ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi, Komisi Kejaksaan Republik Indonesia.

Laporan : Agen M.ti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 + 12 =