SPIONASE-NEWS.COM,- BONE – Ricuhnya daftar warga penerima BLT dan PKH kini terjadi di salah satu kelurahan di Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, tepatnya di Lingkungan RK 2 Kelurahan Panyula.

Suasana Rapat Warga Panyula di Kantor Lurah

Kepala Lingkungan Arsyad yang di mosi tidak percaya oleh warganya, berbuntut panjang dengan dilaporkan ke Polres Kabupaten Bone oleh warga lingkungannya sendiri dengan laporan tertulis pada hari Sabtu (04/7/2020).

Menurut salah seorang warga yang namanya tidak mau ditulis, mengatakan bahwa Arsyad diduga memasukkan data Abal-abal untuk penerima dana BLT dan PKH, dan ironisnya Kepala lingkungan RK 2 Kelurahan Panyula tersebut, ketika mendata warga kurang mampu didaerahnya, selalu dengan cara tebang pilih dan memasukkan warganya yang mampu, bukan yang miskin, akhirnya berakhir protes dari 126 warga kurang mampu yang berhak menerima dana bantuan APBN pusat tersebut, Rabu (08/07/2020)

Daftar 126 Warga Panyula tanda tangan Mosi tidak percaya kepala Lingkungan RK2 Arsyad

Daftar nama warga yang dimasukkan dalam daftar penerima BLT dan PKH adalah orang dekatnya sendiri dan sebenarnya termasuk orang berkecukupan, sedangkan warga kurang mampu (kategori miskin) tidak di daftarkan oleh Arsyad, jelas beberapa warga Panyula yang dimotori Umar dan Enceng melapor juga ke Media Online Nasional Spionase-news.com.

Menurut Umar lagi, bahwa Arsyad Kepala Lingkungan 2 sudah di hadirkan dalam rapat dengan Warga Panyula yang dimediasi oleh Lurah Abd. Rahman S, dan didampingi serta dihadiri Babinsa dan Bhabinkamtibmas, hasilnya dari pertemuan tersebut, bahwa warga menginginkan agar Arsyad di copot dari jabatannya sebagai Kepala Lingkungan RK2, Ungkapnya.

Akan tetapi ketika rapat dengan 126 warga Panyula di kantor Lurah pada hari Jumat tanggal (19/6/2020) beberapa waktu lalu, di hasilkan kesepakatan warga yang meminta mencopot Arsyad sebagai kepala Lingkungan RK 2, dengan di tanda tamganinya surat mosi tidak percaya oleh 126 warga Lingkungan RK2, jelas Umar lagi.

Sedangkan menurut Lurah Panyula Abd. Rahman S bahwa hasil keputusan dan keinginan warga ini, kita koordinasikan dulu dengan pak Camat, karena wewenang pencopotan Kepala Lingkungan adalah haknya pak Camat, Jelasnya.

Sejak berita ini dinaikkan Kepala Lingkungan dan Kepala Kecamatan Tanete Riattang yang ingin di konfirmasi atas kasus ini, susah untuk dihubungi.

Sedangkan Pihak penyidik Polres Bone, sementara akan memanggil Arsyad untuk dimintai keterangannya.

Laporan : Agen Firman/Agen Jmy

Editor : Agen 007 IJG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

six + 6 =