
SPIONASE-NEWS.COM,- BANTAENG – Perasaan bahagia tampak dari raut wajah anak-anak yang mendapatkan santunan di acara Lebaran Yatim dan Difabel, Jum’at (04/07/2025).
Khususnya Muh.Rahman dan Mahardiki yang merupakan siswa asal Madrasah Tsanawiyah Swasta Darul Ilmi Al-Islamy Dongkokang Desa Lonrong Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng.
Kedua siswa tersebut menghadiri kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng didampingi oleh guru mereka, yang mana dilaksanakan secara serentak/nasional melalui zoom meeting.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng H. Muhammad Ahmad Jailani, S.Ag.,MA. dalam arahannya mengatakan kegiatan Ini bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang merangkul dan melibatkan.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dan keberkahan untuk semua, khususnya saudara-saudara kita yang istimewa, Ini bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang merangkul dan melibatkan. Difabel adalah bagian dari masyarakat yang harus kita libatkan secara aktif,” ungkapnya.
Ia menambahkan setiap penerima mendapat paket santunan yang terdiri dari berbagai jenis bantuan, seperti uang tunai, dan bingkisan yang disalurkan kepada anak yatim dan difabel.
Lanjutnya lagi, Bahwa kegiatan ini adalah Program Kementerian Agama RI dlm rangka Peringatan Tahun Baru Islam dan Menyambut 10 Muharram 1447 Hijriyah dgn tema Satu Kesetaraan, Sejuta Harapan, Meraih Keberkahan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Agama RI dan diikuti secara daring oleh seluruh Kanwil dan kankemenag Seluruh Indonesia, Ungka Kakan Kemenag Bantaeng.
Lebaran Yatim dan Difabel merupakan bagian dari serangkaian kegiatan Peaceful Muharram yang diinisiasi oleh Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1447 H.
Memberikan santunan anak yatim juga merupakan jalan menuju penghargaan dari Allah dalam bentuk gelar “Abror.” Orang yang diberi gelar Abror adalah orang yang saleh dan taat kepada Allah SWT. Hal ini merupakan penghargaan dan penghormatan khusus bagi mereka yang membantu anak yatim.
Pertolongan dari Allah SWT: Membantu anak yatim adalah bentuk ibadah yang akan mendatangkan pertolongan dan bantuan dari Allah SWT. Allah senantiasa mendengar doa dan permohonan orang-orang yang berbuat baik kepada anak yatim.

Anak yatim memiliki kedudukan yang istimewa dalam pandangan agama Islam. Oleh karena itu, kita sebagai muslim dianjurkan untuk berbuat baik terhadap anak yatim, sebagaimana dijelaskan dalam beberapa hadits tentang menyayangi anak yatim.
عَنْ سَهْلٍ بْنِ سَعْدٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا
Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya. (HR. al-Bukhari no. 4998 dan 5659)
Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang menyantuni dan menyayangi anak yatim tersebut memiliki makna bahwa orang yang memberikan santunan anak yatim di dunia akan menempati kedudukan yang tinggi di surga dekat dengan kedudukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Rahman salah satu penerima santunan tersebut merasa sangat bahagia dan mengucapkan terimakasih kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bantaeng.
“Alhamdulillah terima kasih bapak kepala kantor kementerian agama kabupaten Bantaeng, semoga Allah membalas setiap kebaikan bapak dan keluarga serta seluruh jajaran Kementerian Agama” ucap Rahman.
Laporan : Agen 022 Suarni/Agen 023 Ryan/SW

























