SPIONASE-NEWS.COM,- BONE – Ulah oknum para Koruptop masa pandemi Covid-19 ini ada-ada saja, disaat lagi berhadapan dengan kasus hukum, masih saja mencari ‘dekkeng’ atau markus (makelar kasus).

Andi Idham J. Gaffar, SH,MH, Ketua Investigasi & Monitoring LMR-RI Pusat di Jakarta

Hal inilah yang terjadi di Kejari Bone, Oknum Kepala Desa Cinennung yang telah di panggil dan di periksa penyidik Kejari Bone gara-gara dugaan pembangunan jembatan beton di Desa Cinennung yang asal kerja, Kejari juga telah memeriksa anggaran Dana Desa tahun 2017, 2018 dan 2019, Apalagi Kades ini sempat membuat ulah lagi, bukannya diam seribu bahasa, akan tetapi menebar isue kalau kasusnya sudah damai di Kejaksaan dan di media ini.

Jembatan beton di Dusun Patongi, Desa Cinennung Kecamatan China Kab. bone yang di soroti warga

Informasi yang berkembang dari salah satu orang dekat Kades Cinennung yang bernama Anto mengatakan bahwa Kades Cinennung menyampaikannya bahwa kasusnya di Kejaksaan sudah ‘Aman’ dan begitu pula dimedia ini, Kasusnya Kades Cinennung sudah selesai, Kata Anto.

Anto yang mengaku orang dekat Kades Cinennung membuat berita Hoax ke publik bahwa kasus Kades Cinnennung sudah di selesaikan (di 86 kan), tapi nyatanya orang yang bernama Anto ini, sejak membuat kabar Hoax di masyarakat, entah kemana perginya dan telpon celulernya juga dimatikan.

Kades Cinennung yang di Konfirmasi awak media ini, berkelit kalau dia tidak pernah berkata seperti yang Anto katakan dalam rekamannya itu, malah Kades Cinennung merasa ikut di kerjai juga dengan orang yang bernama Anto ini karena pak Samsir Daud tidak kenal yang namanya Anto, Jelas Kades Cinennung kepada Media ini.

Kades Cinnennung berharap agar kasusnya yang sementara masih berjalan di Kejaksaan negeri Bone, Ia bisa fokus dulu, apalagi membahas kabar Hoax yang disebar oleh atas nama Anto, jelas Kades yang akan kembali maju mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Cinennung untuk kedua kalinya.

Aktivis LMR-RI Andi Idham J. Gaffar, SH.MH di Jakarta akhirnya angkat bicara, Ia menyesali ketika, Kabar Hoax yang malah akan memperkeruh kasus yang akan di jalani beberapa Kades di Sulawesi selatan, utamanya Kades Cinennung di Kabupaten Bone, kalau ada orang yang tiba-tiba muncul sok jagoan dan sebagai pahlawan kesiangan dalam kasusnya Kades Cinennung Kabupaten Bone, ini akan berakibat fatal dan akan berhadapan dengan hukum.

Idham berharap, mending Kades Cinennung Fokus saja di kasusnya, Agar dapat menjelaskan penggunaan dana anggaran desa yang ia gunakan selama ini, sejak tahun 2017, 2018 dan 2019, apalagi memang ini adalah perintah bapak Presiden Jokowi, kalau ini dana desa salah-salah peruntukannya, Idham siap akan laporkan Kades atau pejabat siapa saja, sampai ke Istana Presiden, ancam Idham.

Jangan coba-coba mengkebiri dana rakyat yang namanya anggaran Dana Desa dengan jumlah fantastis yaitu Total 72 Triliun untuk seluruh desa di Indonesia dan dari 72 Triliun itu sebanyak 21 Triliun untuk dana BLT (Bantuan Langsung Tunai) untuk rakyat miskin Tahun 2020 ini.

Apalagi dana desa tahun 2020 sebanyak Rp. 960 juta tiap desa sudah dicairkan langsung ke rekening Desa masing-masing di tiap Kabupaten di Indonesia tanpa melalui rekening kabupaten lagi, jadi jangan coba-coba dimainkan dana ini, apalagi ini perintah Presiden Jokowi loh, dan KPK -RI juga sudah menyampaikan dalam himbauannya agar laporkan kalau ada oknum pejabat yang coba bermain dengan Dana Desa tersebut, jelas Andi Idham.

Idham juga meminta agar seluruh Kader LMR-RI di seluruh Indonesia segera mengawal Anggarn Dana Desa tersebut yang Ada 3 item penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2020 yang sangat vital dan urgen, 1. Dana untuk pencegahan Covid-19, 2. Dana BLT untuk rakyat miskin, 3, Dana tunai untuk padat karya, kalau ini salah digunakan, maka kami akan di garda terdepan laporkan Kepala Desa atau pejabat siapapun yang Korup, jelas mantan Ketua LMR-RI Sulsel yang juga senior Aktivis Anti Korupsi.

Semoga Kejari Bone tidak masuk angin dan akan tetap eksis mengawal anggaran dana desa, agar maksud dan tujuan. Pemerintah, meratanya pembangunan di Desa bisa terlaksana dengan baik, sesuai program pemerintah menuju Indonesia Sejahtera, yang jelas kami akan kawal semua dana desa di kabupaten Bone dan seluruh desa di Sulsel, siapa yang coba main-main dan menilep uang rakyat, saya putera Sulsel dan Tim Investigasi & Monitoring LMR-RI akan melaporkannya, Ungkap Idham tegas, yang juga merupakan Ketua VI Presidium Pusat di Jakarta dan seorang Pengacara.

Laporan : Agen Firman/ Agen Jemmy

Editor : Agen 008 HI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 3 =