SPIONASE-NEWS.COM,- BONE – Aroma tak sedap pembagian Proyek di Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bone yang di Pimpin oleh Andi Ikhwan Burhanuddin rupanya terendus dikawanan aktivis di Bone dan di Jakarta.

Menurut sumber yang bisa di percaya, Proyek yang menggunakan Dana DAK (Dana Alokasi Khusus) Tahun 2020 yang semestinya harus di tender tapi malah di pecah-pecah dan di jadikan paket Penunjukan Langsung (PL), Paket yang seharusnya di Tender dan di umumkan di Unit Layanan Pengadaan atau LPSE Kabupaten Bone malah justru di pecah menjadi kurang lebih 265 Paket PL (Penunjukan Langsung).

Salah seorang Kontraktor yang namanya minta disamarkan, mengatakan bahwa paket PL ini tidak diketahui pihak rekanan lain karena paket ini dibagi hanya kepada Tim Kadis saja, yang sering mendekat ke Kadis Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bone.

Poto salah satu Proyek PL Dana DAK Tahun 2020

Proyek yang menelan Anggaran kurang lebih 20 Miliar ini, sudah dibagi-bagi kepada rekanan yang sangat dekat dengan sang penguasa yang di kelola oleh PPK Syahrul, ST (pak Callung) di dinas tersebut.

Pak Callung yang coba dihubungi media ini untuk dikonfirmasi lebih lanjut atas dugaan kasus korupsi ini, hpnya tidak aktif.

Proyek yang seharusnya tidak boleh di pecah-pecah ini dan harus dilakukan Tender atau Lelang Proyek terbuka menurut Juklak dan Juknis sesuai arahan Komisi Pemberantasan Korupsi, bahwa Dana DAK tidak boleh diubah sesuai peruntukan awal dari pusat, modus ini dicurigai menghindari lelang karena keuntungan yang berlipat ganda apabila dalam bentuk Proyek Penunjukan Langsung, Ungkap aktivis ini.

Sejak berita ini di turunkan Tim investigasi media ini tetap masih berjalan dalam mengumpulkan bukti-bukti tambahan, sebelum laporan di masukkan ke KPK atau Tipikor Polda Sulsel.

Laporan : Agen 007 IJG
Editor : Agen 001 ARR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seventeen − three =