SPIONASE-NEWS.COM,-PINRANG – Tim Atletik Kontingen Porda XVI Toraja Utara yang mengikuti 14 Cabang Olah Raga dalam acara pembukaan Pekan Olah Raga Daerah XVI memboyong To’Manganda (Tarian Adat Toraja ).

Porda XVI di Kabupaten Pinrang dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Dr.H.Nurdin Abdullah yang berlangsung di Stadion Bau Masepe Kabupaten Pinrang dan di hadiri Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, Kadispora Yakop Pongsendana, Kasatpol PP, Andareas Sesa Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Toraja Utara Harli bersama Ketua Koni Toraja Utara Paulus Kondorura.
Kehadiran To’Manganda salah satu tarian tradisional daerah Wisata andalan Provinsi Sulsel yaitu Kabupaten Toraja Utara yang ditampilkan oleh para atlet pada acara pembukaan untuk memperkenalkan budaya Toraja kepada masyarakat Sulawesi – selatan.
Wakil Bupati Toraja Utara yang juga Ketua Kontingen Porda Ke XVI Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang didampingi Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Harli menuturkan, Tagline Atlit Porda XVI Toraja Utara :
” Kami Berlatih , Kami datang dan Bertanding Kami Juara – Toraja Utara Bangkit Berprestasi “
Sekiranya Ratusan Atlet dari 14 cabang olahraga yang tergabung dalam Tim Porda ke XVI Toraja Utara ikut Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sulsel XVI yang akan digelar di Kabupaten Pinrang
“14 cabang olahraga yang diikuti optimis kontingen Toraja Utara akan mendulang prestasi maksimal Harapan kita untuk meraih medali dan kita targetkan masuk 5 besar,” Optimisnya
Rinto mengatakan, kita sudah siap dan punya potensi dalam bidang olahraga yang harus terus di berdayakan. ” Target ini tidak muluk-muluk dan Atlet-atlet Toraja Utara memiliki potensi yang baik. Dan kesiapan tugas baik pemerintah, KONI Toraja Utara maupun pengurus cabang olahraga juga sudah melakukan dengan baik.
Sementara Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Harli menambahkan, Atlet Kontingen Porda XVI Toraja Utara dengan tampilkan salah satu Tarian Tradisional Budaya (To’manganda) yang dimiliki daerah pariwisata yakni Toraja Utara dalam acara pembukaan Porda untuk memperkenalkan kepada masyarakat sulsel
Tarian ini digunakan pada saat ada upacara syukuran Rumah Adat Toraja,Pertemuan atau Upacara Kenegaraan yang diperankan laki laki dengan memakai assesories kusus dengan gerakan kaki dan tangan, Ujar Harli
Laporan : Saldi (Pinrang)

























