SPIONASE-NEWS.COM,- MAKASSAR – Pemuda Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Intelektual ( GPI ) melakukan deklarasi sekaligus Aksi Demonstrasi di jalan Andi Pangerang Pettarani pertigaan jalan Hertasning Kota Makassar terkait dengan Kasus Hak Angket DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (19/7/2019).

Fansius Gunawan sebagai jendral lapangan Aksi mengatakan akhir-akhir ini masyarakat di suguhkan dengan peristiwa sidang pansus Hak Angket DPRD Provinsi Sulawesi Selatan terhadap sejumlah pejabat tinggi Pemrov Sulsel yang di duga Korupsi.

Sejak bergulirnya sidang pansus sampai hari ini terungkap beberapa fakta-fakta terkait beberapa dugaan tindak pidana korupsi yang di lakukan oleh oknum-onum Dinas PU Provinsi Sulawesi selatan dengan oknum kontraktor dan Broker Proyek yang mengatur sejumlah proyek besar untuk pembangunan Insprastruktur dengan anggaran yang sangat besar.

Salahsatunya dugaan lelang proyek yang memintai fee sebesar 7,5% untuk memenangkan perusahaan tertentu, Ini harus menjadi penanganan serius oleh pihak penegak hukum Polda Sulsel, Kejati Sulsel dan KPK, atas dugaan konkalikong antara Dinas PU dan beberapa kontraktor yang berpotensi merugikan keuangan Negara ” Ungkap Fansius Gunawan

Muhammad Taufik sebagai Kordinator Lapangan Aksi GPI menyampaikan tuntutan pernyataan Aksi hari ini yakni :
1. Mendesak pihak penegak hukum Polda Sulsel dan Kejati Sulsel agar segera menindak lanjuti adanya dugaan fee proyek sebesar 7,5 % di lingkup Dinas PU Provinsi Sulawesi Selatan.

2. Meminta kepada penegak Hukum untuk memeriksa nama-nama yang di sebut dalam sidang pansus Hak Angket DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan menjadikannya tersangka, siapapun itu jika terbukti melakukan tindak pidana Korupsi.

GPI mengancam akan turun kembali ke Jalan apabila Kasus bagi-bagi Proyek ini tidak di bawah ke ranah hukum, Tegas Fansius Gunawan.

Laporan : Agen 054 Mansyar M (Mks)

Editor : Agen 007 IJG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here