Spionasenews.com-Tak selamanya pembaca merasa puas dengan tampilan media. Ini juga yang dirasakan oleh Vogue, saat merayakan 125 tahun majalah mode ini berdiri.
Tampilan para wanita modern dan terkenal Amerika seperti Kendall Jenner, Gigi Hadid, Ashley Graham, Vittoria Ceretti, Imaan Hammam, Adwoa Aboah dan Liu Wen tak membuat pembaca dan penikmatnya puas. Vogue yang mengatakan sebagai ‘kecantikan yang beragam’ ini juga tak lepas dari kritik.

Pembaca setia Vogue juga netizen rasanya tak puas dengan kerja Vogue kali ini. Selain model plus-size Ashley Graham, enam model lainnya terlihat tinggi dan langsing.
Ketujuh model juga memiliki kulit putih dan medium, tak ada model kulit hitam untuk menggambarkan keragaman yang sebenarnya. Bahkan banyak netizen yang menyebutkan bila tangan Gigi Hadid sengaja di-Photoshop untuk menutupi perut Ashley Graham.
Seorang netizen di Instagram bertanya “Ke mana wanita berkulit hitam di sana?”
Komentar lainnya menulis: “Vogue, kamu telah menjadi majalah favoritku ketika aku membeli majalah pertamaku di usia 12 tahun. Aku membaca tiap edisi yang kau berikan. Dan aku sangat senang ketika kamu membahas keberagaman yang menggambarkan semua wanita dan semua bentuk tubuh. Tapi nyatanya menempatkan model kurus, size nol pada cover untuk merepresentasikan ‘semua wanita.’ Kamu punya kesempatan besar di sini dan aku tidak pernah sekecewa ini. Ku harap di masa depan kamu akan mulai memberi peluang bagi wanita lainnya untuk menggambarkan bentuk tubuh sebenarnya,” tulisnya.
Seorang user Twitter bernama Charlotte Walshe menulis, “Cover Vogue ini..Apakah aku satu-satunya yang berpikir jika ini sangat konyol bagaimana Vogue menempatkan wanita yang sama tapi hanya sedikit tidak putih,” tulisnya. Netizen bernama Bethan berkomentar, “Apakah Vogue tahu jika memiliki satu model plus size di antara model lainnya yang setinggi 6 kaki dan size 4, tidak membuat itu menjadi keragaman?”.Odtc/sug






















